Presiden Macron Dijadwalkan Kunjungi Indonesia, Perkuat Kemitraan Strategis RI–Prancis

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2025. Kunjungan selama tiga hari, dari tanggal 27 hingga 29 Mei, ini menjadi momentum penting dalam mempererat kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis.

Baca juga : Tiga Pelaku Pengeroyokan di Angkringan Nganjuk Diamankan Polisi

Persiapan kunjungan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, dan Sekretaris Kabinet RI, Teddy Indra Wijaya, pada Selasa, 13 Mei 2025. Pertemuan yang digelar di Gedung Sekretariat Kabinet itu bertujuan untuk melakukan koordinasi teknis dan substansi agenda kenegaraan menjelang kedatangan Presiden Macron.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertemuan ini diharapkan menjadi momen strategis untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis di berbagai sektor,” demikian disampaikan melalui unggahan di akun media sosial resmi Sekretariat Kabinet.

Baca Juga:  BMKG Paparkan Strategi Efisiensi dan Komitmen Program Prioritas Nasional dalam RDP bersama Komisi V DPR RI

Sebagai salah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki hak veto, serta negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ketujuh di dunia, Prancis merupakan mitra strategis Indonesia dalam berbagai isu global dan kawasan. Kunjungan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama konkret dalam menghadapi tantangan global bersama.

Baca juga : Tiga Pelaku Pengeroyokan di Angkringan Nganjuk Diamankan Polisi

Presiden Prabowo dan Presiden Macron terakhir kali bertemu dalam pertemuan bilateral di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Brasil, November 2024 lalu. Pemerintah Indonesia menyambut baik rencana kunjungan Presiden Macron dan berharap lawatan ini akan menghasilkan capaian nyata yang semakin memperdalam hubungan diplomatik kedua negara, yang telah terjalin selama lebih dari 70 tahun.

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru