Presiden Prabowo Janji Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh dan Tindaklanjuti Tuntutan Pekerja

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri secara langsung peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Kamis, 1 Mei 2025. Lebih dari 200.000 buruh dan pekerja dari berbagai daerah hadir dalam acara tersebut, membawa semangat solidaritas dan perjuangan untuk keadilan sosial.

Baca juga: 75M uang Judi Online disita oleh Bareskrim Polri

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan dan keadilan bagi para buruh. Pemerintah, kata Presiden, akan terus bekerja keras untuk menciptakan sistem ketenagakerjaan yang adil, produktif, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan bekerja keras agar seluruh warga negara Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik dan akses terhadap obat-obatan dengan harga yang terjangkau. Ini adalah perjuangan kami. Kami telah menghitung dan melihat, kekayaan bangsa Indonesia sangat besar,” ujar Presiden.

Menanggapi enam tuntutan utama yang disampaikan serikat pekerja, Presiden Prabowo menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi dengan serius, serta melibatkan kementerian dan lembaga terkait dalam kajian mendalam. Enam tuntutan tersebut meliputi:

1. Penghapusan sistem outsourcing

2. Pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT)

3. Revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

4. Realisasi upah layak

5. Pengesahan RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi

6. Pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK)

Baca juga: Presiden Prabowo: Buruh Adalah Penggerak Utama Ekonomi, Negara Hadir untuk Sejahterakan Rakyat

Sebagai wujud komitmen pemerintah, Presiden mengumumkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, yang akan terdiri dari perwakilan para pimpinan buruh dari seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Pasca 13 Korban Tewas di Sungai Abu, Tambang Emas Ilegal Kembali Marak di Kabupaten Solok

“Saya ingin memberi hadiah kepada kaum buruh hari ini. Saya akan segera membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional yang beranggotakan para tokoh buruh dari seluruh Indonesia. Mereka akan mempelajari kondisi buruh dan memberikan masukan kepada Presiden terkait undang-undang atau regulasi yang tidak berpihak kepada buruh. Semua akan kita evaluasi dan perbaiki,” tegasnya.

Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah akan segera membentuk Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sebagai respons terhadap meningkatnya kasus PHK yang merugikan pekerja. Negara, katanya, akan hadir dan bertindak tegas terhadap praktik pemutusan hubungan kerja yang tidak adil.

Baca juga: Polres Nganjuk Siagakan 500 Personel Amankan May Day di Makam Marsinah

Lebih lanjut, pemerintah juga akan membahas regulasi perlindungan pekerja di sektor maritim, termasuk buruh di industri perikanan dan awak kapal. Presiden menyebut bahwa RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) akan segera dibahas oleh DPR dalam waktu dekat.

“Wakil Ketua DPR, Pak Dasco, melaporkan bahwa RUU ini akan mulai dibahas minggu depan. Mudah-mudahan tidak lebih dari tiga bulan, undang-undang ini bisa segera disahkan,” ungkap Presiden.

Di akhir pidatonya, Presiden menegaskan tekadnya untuk memberantas korupsi dan mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai salah satu instrumen penting dalam memulihkan kerugian negara.

“Saya mendukung penuh Undang-Undang Perampasan Aset. Sudah mencuri, masa tidak mau mengembalikan aset negara? Tidak bisa seperti itu,” tegas Presiden Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa
Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani
Aktivitas PETI Kembali Marak di Sungai Kapuas Sanggau, Diduga Libatkan Oknum APH
Perkara Tipikor Dana Hibah Gereja GKE Sintang Resmi Tahap
Oknum LSM di Ketapang Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyebaran Informasi Palsu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:46 WIB

Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.

Senin, 9 Februari 2026 - 12:31 WIB

BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:34 WIB

Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura

Senin, 5 Januari 2026 - 04:53 WIB

Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:25 WIB

Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani

Berita Terbaru