Tambang Galian C di Nglegok Blitar Disorot Publik, APH Diminta Bertindak Tegas Atas Dugaan Tambang Ilegal

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-BLITAR 28 Mei 2026, – Aktivitas tambang galian C di wilayah Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menjadi sorotan publik. Sejumlah alat berat jenis excavator dan dump truck terlihat beroperasi mengangkut material tanah dan batu dari lokasi tambang yang diduga dikelola oleh seorang pengusaha berinisial ( Hd ).

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas pertambangan berlangsung cukup masif dengan lalu lalang kendaraan bertonase berat yang melintasi akses jalan desa. Kondisi tersebut memicu keluhan warga lantaran debu beterbangan hingga masuk ke permukiman serta dikhawatirkan berdampak terhadap kerusakan infrastruktur jalan dan lingkungan sekitar.

Sejumlah warga mengaku resah atas aktivitas tambang tersebut. Selain menimbulkan pencemaran udara, masyarakat juga mempertanyakan legalitas operasional tambang yang disebut tidak pernah disosialisasikan kepada warga sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap hari truk keluar masuk melintasi jalan desa menyebabkan kerusakan infrastruktur. Debunya sampai ke rumah warga. Kalau memang resmi, kenapa masyarakat tidak pernah tahu soal izinnya,” ujar salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan kepada awak media.

Aktivitas tambang tersebut diduga belum mengantongi izin usaha pertambangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).

Dalam Pasal 158 UU Minerba disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dapat dipidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar.

Baca Juga:  Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran*

Selain itu, apabila terbukti menimbulkan kerusakan lingkungan hidup, pengelola tambang juga dapat dijerat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman pidana tambahan serta kewajiban melakukan pemulihan lingkungan.

Publik mendesak Polda Jawa Timur, Polres Blitar Kota, serta Polsek Nglegok untuk bertindak tegas dan melakukan penelusuran menyeluruh terkait dugaan aktivitas tambang galian C ilegal tersebut. Aparat penegak hukum diharapkan tidak membiarkan aktivitas yang diduga berpotensi merusak lingkungan demi keuntungan sepihak tanpa memikirkan dampak jangka panjang terhadap masyarakat sekitar.

Warga berharap aparat mampu menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat dengan melakukan langkah nyata guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, termasuk potensi kerusakan jalan, pencemaran udara akibat debu, hingga terganggunya ekosistem di sekitar lokasi tambang.

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah. Aktivitas sebesar ini mustahil tidak diketahui,” tegas narasumber lainnya yang juga meminta identitasnya dirahasiakan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola maupun aparat penegak hukum terkait dugaan aktivitas tambang galian C tersebut. Redaksi berharap adanya langkah tegas dan penindakan nyata atas temuan di lapangan serta akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait guna memastikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap masyarakat terdampak.
(Tim investigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif
Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan
Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan
Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri
Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo
Tiga Orang Terluka dalam Kecelakaan di Kaliboto, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo Tekankan Kamseltibcarlantas
Kasat Samapta Polres Kediri Kota Pimpim Patroli Antisipasi Guantibmas Sabtu Malam hingga Dini Hari
Semarakkan HUT TNI Ke-81, Koramil 0808/03 Kanigoro Gelar Fun Run 5K Bersama Masyarakat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo

Berita Terbaru