Siaga di Tengah Hujan, Senkom Surakarta Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – Surakarta – Hujan deras yang mengguyur Kota Surakarta dan sekitarnya sejak Selasa (14/4/2026) sore tak hanya membawa genangan air, tetapi juga menguji kesiapsiagaan para relawan. Saat sebagian warga terlelap beristirahat, anggota SAR Senkom justru meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi secara intensif melalui berbagai kanal komunikasi.

Sejak malam hari, aktivitas pemantauan dilakukan melalui Senkom Digital Communication (SDC), handy talky (HT), serta grup komunikasi berbasis aplikasi seperti WhatsApp dan Telegram. Informasi dihimpun secara real-time untuk memastikan respons cepat terhadap potensi bencana.

Ketua Senkom Surakarta, H. Yusuf Erwansyah, A.Md., menginstruksikan seluruh anggota untuk tetap siaga, khususnya di wilayah yang menjadi langganan banjir.
“Sesuai tagline Senkom, siaga saat aman, hadir saat dibutuhkan, seluruh anggota diminta memantau perkembangan dan siap bergerak membantu masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah Wilayah Terdampak
Berdasarkan laporan pada Rabu (15/4/2026) pukul 08.00 WIB, banjir merendam sejumlah kawasan di Surakarta:
Solo Bagian Barat
Kampung Jagalan
MakamhajiKondisi: Air mulai surut, kebutuhan logistik dapat dipenuhi secara mandiri oleh warga. Tim Rescue Senkom bergerak membantu proses pembersihan pascabanjir.
Solo Bagian Selatan
KaliwingkoKondisi: Ketinggian air mencapai perut orang dewasa dan cenderung meningkat.
Teposanan (Baron)Kondisi: Air mulai masuk ke rumah warga sejak dini hari, memaksa sebagian warga mengungsi ke masjid terdekat.

Baca Juga:  Polres Situbondo Buka Layanan SKCK 24 jam Bagi Calon PPPK Wujud Pelayanan Prima dan Humanis

Debit Air Meningkat Drastis
Luapan air di wilayah Kaliwingko terjadi akibat sungai setempat yang tidak mampu menampung tingginya debit air setelah hujan deras selama beberapa jam. Dalam waktu relatif singkat, air meluap hingga menggenangi permukiman warga dengan arus yang cukup deras.
Jembatan Kaliwingko menjadi salah satu titik kritis yang menunjukkan tingginya tekanan air, memperlihatkan potensi risiko terhadap infrastruktur di sekitar lokasi.

Warga Harap Solusi Nyata
Di tengah kondisi tersebut, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap berulang setiap musim hujan.
“Kami berharap ada normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur. Jangan sampai ini terus terjadi,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Perlu Penanganan Berkelanjutan
Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya pengelolaan lingkungan dan sistem drainase yang memadai. Faktor seperti sedimentasi, penyempitan alur sungai, serta tingginya intensitas hujan menjadi tantangan yang harus ditangani secara menyeluruh.
Senkom bersama elemen masyarakat lainnya terus berupaya hadir di tengah warga, tidak hanya dalam kondisi darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan pascabencana.

Catatan Redaksi : Di balik derasnya hujan dan meluapnya air, ada semangat gotong royong yang tetap menyala. Kesiapsiagaan relawan menjadi bukti bahwa solidaritas sosial masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana.

(Sukindar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan
Polres Kediri Gelar Nobar, Kebersamaan Anggota Dikemas Lewat Film
Kapolres Kediri Dampingi Dandim 0809/Kediri Resmikan Lapangan Bola Voli Sparta Muda
Jelang HUT Lantas ke-71, Polisi Sapa Ojol: Utamakan Keselamatan, Keluarga Menanti di Rumah
Peringati HUT TNI Ke 81, Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat Kota Blitar Gelar Aksi Tanam Pohon Di Bantaran Sungai Karplos
Dugaan Perampasan Emas di Sekadau, Dua Oknum Kejaksaan Diperiksa Internal
Kabut Asap Makin Parah, FKUB Kubu Raya Desak Warga Tak Abaikan Bahaya Polusi Udara
FKUB Kubu Raya Imbau Masyarakat Gunakan Masker di Tengah Kabut Asap Makin Pekat
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:16 WIB

Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:14 WIB

Polres Kediri Gelar Nobar, Kebersamaan Anggota Dikemas Lewat Film

Sabtu, 12 September 2026 - 16:12 WIB

Kapolres Kediri Dampingi Dandim 0809/Kediri Resmikan Lapangan Bola Voli Sparta Muda

Sabtu, 12 September 2026 - 16:09 WIB

Jelang HUT Lantas ke-71, Polisi Sapa Ojol: Utamakan Keselamatan, Keluarga Menanti di Rumah

Sabtu, 12 September 2026 - 08:12 WIB

Peringati HUT TNI Ke 81, Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat Kota Blitar Gelar Aksi Tanam Pohon Di Bantaran Sungai Karplos

Berita Terbaru