Cybertv.id-KEDIRI – Musyawarah Daerah Partai Golkar XI Kabupaten Kediri yang digelar di IKCC Kediri, Kamis malam (30/8/2025), menjadi momentum penting bagi para kader untuk menegaskan arah baru partai menuju kedekatan dengan masyarakat dan penguatan peran generasi muda.
Dalam forum tersebut, M. Hadi Setiawan menyampaikan pandangannya bahwa Partai Golkar harus semakin dekat dengan rakyat dan hadir di tengah permasalahan yang mereka hadapi.
“Kita harus terus mengevaluasi, apakah masyarakat sudah benar-benar merasa difasilitasi oleh Golkar. Kalau itu bisa kita wujudkan, saya yakin masyarakat akan semakin mencintai partai ini,” ujarnya optimis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadi menekankan pentingnya regenerasi dan penyegaran organisasi di tubuh Golkar. Menurutnya, sudah saatnya partai memberikan ruang yang lebih luas bagi anak muda untuk berperan aktif tanpa melupakan jasa para senior.
“Golkar dibangun dari perjuangan para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan dengan semangat baru, menggabungkan pengalaman dan energi muda dalam satu barisan solid,” katanya.
Sebagai salah satu calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, Hadi mengaku siap menerima amanah besar untuk membawa partai semakin berkembang.
“Tentu ada rasa deg-degan, tapi ini bukan tentang jabatan, melainkan tanggung jawab moral untuk membesarkan partai dan menjaga kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen Golkar untuk selalu bersinergi dengan pemerintah di berbagai tingkatan.
“Golkar ini partai karya, bukan partai pembangkang. Kita harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan pusat, agar kebijakan publik bisa benar-benar dirasakan rakyat,” ujarnya.
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Kediri, serta Wali Kota Kediri dalam forum tersebut disebut Hadi sebagai bentuk komunikasi yang baik dan dukungan nyata bagi partai dalam membangun daerah.
Selain itu, Hadi juga menyoroti pentingnya menyiapkan generasi muda menghadapi tahun politik 2029, di mana generasi Z diperkirakan menjadi kelompok pemilih dominan.
“Anak muda punya potensi luar biasa, tapi banyak yang belum tahu harus mulai dari mana. Kami ingin membuka ruang pelatihan dan diskusi, misalnya untuk pengembangan UMKM dan wirausaha kreatif,” jelasnya.
Sebagai penutup, Hadi mengingatkan bahwa silaturahmi adalah kekuatan utama politik bangsa.
“Kunci membangun kekuatan itu sederhana: jaga silaturahmi, jaga kepercayaan. Dari situ lahir kebersamaan dan dukungan yang tulus,” pungkasnya.
Golkar bukan hanya soal politik, tapi soal karya dan kepedulian. Jadikan partai sebagai ruang pengabdian, bukan sekadar panggung kekuasaan. Mari dukung kader muda yang siap bekerja untuk rakyat, bukan hanya berbicara.
(Djoko)














