Kembali Marak. . . Adanya Aktivitas PETI Didesa Kelitau, Kecamatan Belitang Hilir Kabupaten Sekadau.

- Penulis

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CYBERTV.ID – Sintang, Kalimantan Barat – Desa Kelitau, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, kembali dilanda permasalahan terkait aktivitas penambangan emas ilegal di Sungai Kapuas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang warga pada Kamis, 27 Juni 2024, jumlah penambang emas liar di wilayah tersebut semakin bertambah dan sulit untuk dikendalikan.

Menurut keterangan warga, kegiatan penambangan emas ilegal di Sungai Kapuas jumlah penambang semakin meningkat secara signifikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas ini telah menjadi sumber permasalahan bagi masyarakat sekitar, baik dari segi keamanan, kesehatan, maupun dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Mesti sudah beberapa kali melakukan razia dan penertiban terhadap para penambang liar, namun mereka terus kembali dan jumlahnya semakin bertambah.

Salah satu warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas penambangan emas ilegal tersebut.

“Selain mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah kami, aktivitas ini juga telah merusak ekosistem Sungai Kapuas. Air sungai menjadi keruh dan tercemar, serta banyak ikan yang mati,” kata warga.

Warga tersebut menambahkan bahwa masyarakat Desa Klitau sangat bergantung pada Sungai Kapuas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci.

Baca Juga:  Polres Nganjuk Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026, Ratusan Personel Gabungan Disiagakan

Namun, kondisi sungai yang semakin memburuk akibat aktivitas penambangan ilegal telah berdampak signifikan pada kehidupan warga.

Selain itu, keberadaan para penambang emas liar juga telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Mereka khawatir akan terjadinya konflik atau tindakan kekerasan yang dapat mengancam keselamatan warga.

“Kami takut jika terjadi bentrokan antara penambang dengan aparat keamanan atau warga. Situasi di sini sudah sangat rawan,” ungkap warga.

Pemerintah Kabupaten Sintang, melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harus melakukan beberapa upaya untuk mengatasi permasalahan ini.

“Mesti telah melakukan razia dan penertiban secara berkala, namun sejauh ini belum mampu menghentikan aktivitas penambangan liar di Sungai Kapuas dan harus ada penindakan yang serius dari kepolisian setempat” harapnya salah satu warga.

Permasalahan tambang emas ilegal di Desa Kelitau, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau
, Kalimantan Barat, merupakan tantangan besar yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Upaya penertiban dan penindakan harus di lakukan secara tegas untuk menghentikan aktivitas tersebut, sehingga diperlukan langkah-langkah yang lebih komprehensif dan terintegrasi untuk mengatasi permasalahan ini secara efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen TNI AL untuk Lingkungan, Lanal Ketapang Kodaeral XII Dukung Konservasi Dugong
PT BKB Melakukan Penimbunan Tanah di Kawasan DAD Meliau dan Launching Landing Craft Tank
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Tegaskan Tindak Tegas Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM di Kalimantan Barat
Pimpin Sertijab Danramil dan Perwira Staf, Dandim 0808/Blitar Tekankan Optimalisasi Kinerja Satuan
WISATA GUCI SEPI, PEDAGANG KELUHKAN PENDAPATAN MENURUN
Dari Kebumen, Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Beri Taklimat Peserta Presidential Future Leaders Program 2026*
Sepdono 87 Tahun Ahli Waris Tomo Wigeno Didampingi Tim Feradi WPI Advokat dan Paralegal,GJLGAMAT-RI di Periksa Penyidik Polres Kendal ,Nyatakan Tanah Tidak Pernah di Perjual Belikan
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:51 WIB

Komitmen TNI AL untuk Lingkungan, Lanal Ketapang Kodaeral XII Dukung Konservasi Dugong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:57 WIB

PT BKB Melakukan Penimbunan Tanah di Kawasan DAD Meliau dan Launching Landing Craft Tank

Senin, 25 Mei 2026 - 06:58 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Tegaskan Tindak Tegas Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM di Kalimantan Barat

Senin, 25 Mei 2026 - 06:03 WIB

Pimpin Sertijab Danramil dan Perwira Staf, Dandim 0808/Blitar Tekankan Optimalisasi Kinerja Satuan

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:50 WIB

Dari Kebumen, Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

Berita Terbaru