Meriahkan Warisan Budaya, Polres Sanggau Amankan Festival Faradje’ XVII

- Penulis

Minggu, 28 September 2025 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Polres Sanggau menurunkan personel untuk memastikan jalannya Festival Budaya Faradje’ Pesaka Negeri XVII tahun 2025 berlangsung aman dan tertib. Kegiatan puncak yang digelar di Keraton atau Istana Surya Negara Sanggau, Jalan Pangeran Mas, Kecamatan Kapuas, pada Sabtu (27/9/2025), berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Sejak pukul 08.00 WIB, personel gabungan dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas sudah bersiaga. Pengamanan diawali dengan apel persiapan yang dipimpin oleh Kasiwas Polres Sanggau, Iptu Matiyas Yulian yang bertindak sebagai perwira pengendali. Sebanyak 16 personel diterjunkan secara langsung untuk menjaga jalannya rangkaian kegiatan.

Festival budaya tahunan ini menghadirkan berbagai agenda menarik. Pada Sabtu pagi, masyarakat disuguhi lomba memancing yang berlangsung hingga tengah hari. Di waktu yang bersamaan, lomba panahan tradisional digelar sejak pagi hingga sore, menghadirkan antusiasme peserta dari berbagai kalangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga : DPD Partai Golkar Kota Kediri Adakan Musda ke-XI

Polres Sanggau menegaskan bahwa pengamanan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sanggau. Seluruh personel yang bertugas ditempatkan pada titik-titik strategis, baik di dalam area kegiatan maupun di jalur sekitar lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hadir.

Menurut Iptu Matiyas Yulian selaku perwira pengendali, pengamanan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk komitmen Polres Sanggau dalam mendukung pelestarian budaya dan tradisi masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan memberi rasa nyaman bagi pengunjung dan peserta,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Sanggau Gelar Donor Darah, Rayakan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 dan HUT PMI ke-80

Festival Budaya Faradje’ Pesaka Negeri merupakan agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat. Tahun ini, kegiatan telah berlangsung sejak 24 September dan berakhir pada 27 September 2025.

Berbagai rangkaian acara meliputi hiburan rakyat, perlombaan tradisional, hingga bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal.

Selain menjaga keamanan, kehadiran aparat kepolisian juga memberikan dukungan moril bagi panitia dan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah kegiatan budaya disebut mampu mencegah potensi gangguan sekaligus menciptakan suasana harmonis.

Sejumlah pengunjung mengaku merasa lebih tenang dengan adanya pengamanan dari aparat kepolisian. Mereka bisa menikmati jalannya lomba tanpa khawatir dengan hal-hal yang dapat mengganggu jalannya acara. “Kalau ada polisi yang jaga, kita lebih nyaman datang bersama keluarga,” ungkap salah satu warga.

Baca juga : Gelar Tasyakuran Hari Jadi Polisi Wanita ke-77, Kapolda Jatim dan Ibu Asuh Polwan Beri Pesan Khusus

Hingga acara berakhir, situasi di lokasi tetap aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan berarti, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Polres Sanggau menyebut keberhasilan pengamanan ini berkat kerja sama semua pihak, termasuk dukungan masyarakat yang ikut menjaga ketertiban.

Festival Budaya Faradje’ Pesaka Negeri XVII 2025 tidak hanya menjadi wadah pelestarian kearifan lokal, tetapi juga momentum mempererat persatuan warga Sanggau. Dengan dukungan pengamanan yang optimal, kegiatan ini diharapkan terus menjadi ikon budaya yang dapat menarik wisatawan serta memperkuat identitas daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.
Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti
Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape
1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 05:48 WIB

Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Berita Terbaru