Cegah Asap Melanda, Polsek Meliau Gencarkan Sosialisasi Karhutla Berbasis Kearifan Lokal

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap terjadi pada musim kemarau, jajaran Polsek Meliau, Kabupaten Sanggau, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat setempat, Selasa (5/8). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini dan edukasi publik terhadap bahaya serta dampak Karhutla yang merugikan.

Baca juga : Waka SPN Polda Jatim Sampaikan Perdupsis Cetak Calon Bintara Polri Profesional dan Berintegritas

Sosialisasi dilakukan langsung oleh personel Polsek Meliau di sejumlah titik rawan Karhutla. Mereka menyampaikan pesan-pesan penting agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi meluasnya api ke permukiman, lahan lain, hingga terganggunya transportasi dan pencemaran udara yang berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat.

Kapolsek Meliau, AKP Supariyanto, SH mengatakan bahwa kesadaran kolektif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah bencana ekologis akibat Karhutla.

“Kami mengimbau kepada warga agar tidak menggunakan metode pembakaran untuk membuka lahan. Ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan banyak pihak,” tegasnya.

Selain larangan pembakaran lahan secara sembarangan, Polsek Meliau juga mengedukasi masyarakat mengenai aturan yang masih memungkinkan pembakaran lahan secara terbatas dengan syarat ketat.

Baca juga : Manfaatkan Lahan Pekarangan, Warga Jatirejo Dibina Bhabinkamtibmas untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Hal ini mengacu pada Peraturan Bupati Sanggau Nomor 39 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pembakaran Lahan Pertanian Terbatas dan Terkendali Berbasis Kearifan Lokal.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Disambut Meriah di Pembukaan Apel Kasatwil Polri 2024

“Pemerintah Kabupaten Sanggau tidak serta-merta melarang pembakaran lahan, namun mengaturnya agar tetap terkendali, tidak sembarangan, dan dilakukan dengan prosedur yang benar. Masyarakat juga diminta melapor dan berkordinasi dengan pihak desa atau petugas jika ingin membuka lahan,” tambah AKP Supariyanto.

Kegiatan ini disambut positif oleh warga yang hadir. Mereka mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang risiko Karhutla dan cara-cara yang aman dan legal untuk membuka lahan. Beberapa warga juga menyampaikan komitmen mereka untuk tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.

Sosialisasi ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan warga dalam menjaga kelestarian lingkungan. Terlebih lagi, Kecamatan Meliau merupakan wilayah dengan tutupan hutan yang cukup luas dan rentan terhadap titik api saat musim kemarau.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan monitoring secara berkala untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran liar. Pihaknya juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai tata cara pembukaan lahan yang sesuai aturan.

Dengan pendekatan humanis dan edukatif, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat serta mendorong partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan.

“Upaya pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama. Karhutla bukan hanya masalah pemerintah atau polisi, tapi masalah kita semua,” tutup AKP Supariyanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.
Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti
Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape
1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 05:48 WIB

Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Berita Terbaru