235 Petasan dan 17 Kg Bahan Peledak Ilegal Dimusnahkan Polres Kediri

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-Kediri – Ratusan petasan dan bahan peledak hasil kegiatan cipta kondisi menjelang Idul Fitri 1447 H dimusnahkan di aliran Sungai Sukorejo, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Senin (6/4/2026).

Pemusnahan dilakukan oleh Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Timur sebagai langkah antisipasi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan dari bahan peledak ilegal.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua P. Krisnawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc. menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kegiatan cipta kondisi, razia, dan patroli selama Operasi Ketupat Semeru 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 17 kg bahan petasan, terdiri dari 15 kg bubuk mesiu dan 2 kg booster jenis klengkeng. Selain itu, terdapat 235 petasan berbagai ukuran yang siap diledakkan,” jelas AKP Joshua.

Sebelum dimusnahkan, petugas melakukan pengecekan dan pemisahan antara selongsong kosong dan petasan yang masih berisi bahan peledak. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke titik disposal dan dimusnahkan secara terkendali oleh Tim Gegana.

Baca Juga:  Gotong Royong TNI Dan Warga, Pengelasan Besi Pengaman Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut

Proses pemusnahan dilakukan dengan standar operasional penanganan bahan peledak guna meminimalkan risiko. Setelah peledakan, petugas kembali menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada sisa bahan berbahaya.

AKP Joshua menambahkan, “Pemusnahan dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan yang membahayakan masyarakat, karena bahan peledak rakitan berisiko tinggi dan tidak memenuhi standar keamanan, sehingga penanganannya melibatkan tim khusus yang berkompeten.”

Polres Kediri turut mengimbau masyarakat agar tidak membuat atau menyalakan petasan karena berpotensi menimbulkan bahaya. Selain berisiko menyebabkan cedera, penggunaan petasan juga dapat mengganggu ketertiban lingkungan.

Proses disposal berlangsung selama tiga setengah jam dengan pengamanan personel gabungan. Langkah pemusnahan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif agar bahan berbahaya tidak kembali beredar, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
(Djoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Kediri Hadiri Tradisi Tebu Manten PG Ngadirejo, Dukung Kelancaran Musim Giling 2026
PBPI Kabupaten Kediri Resmi Dilantik, Kehadiran Kapolres Perkuat Dukungan Pembinaan Atlet
Peringati May Day, Polres Probolinggo Buka Layanan Bengkel Gratis dan Samsat Keliling
Polres Ngawi Perkuat Jaga Kondusifitas Wilayah dengan Sabuk Kamtibmas
Polda Jatim Apresiasi Elemen Pekerja dan Mahasiswa,May Day di Jawa Timur Tertib dan Damai
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. tolong saya, Ujar Hairil Tami, Penyidik Anda tidak merespon, anda juga tidak balas surat resmi lawyer saya*
Skandal Perampasan Tanah di Pinrang: Sindikat Tiga Mafia Kolaborasi Rebut Lahan Rakyat, Sertifikat Ganda Terbit Secara Misterius
Bangun Fasilitas MCK, Babinsa Desa Binangun Gotong Royong Bantu Warga Demi Tingkatkan Sanitasi Lingkungan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:50 WIB

Kapolres Kediri Hadiri Tradisi Tebu Manten PG Ngadirejo, Dukung Kelancaran Musim Giling 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:27 WIB

PBPI Kabupaten Kediri Resmi Dilantik, Kehadiran Kapolres Perkuat Dukungan Pembinaan Atlet

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:25 WIB

Peringati May Day, Polres Probolinggo Buka Layanan Bengkel Gratis dan Samsat Keliling

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:22 WIB

Polres Ngawi Perkuat Jaga Kondusifitas Wilayah dengan Sabuk Kamtibmas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:20 WIB

Polda Jatim Apresiasi Elemen Pekerja dan Mahasiswa,May Day di Jawa Timur Tertib dan Damai

Berita Terbaru