Wacana Pembatasan BBM, Pengamat Angkat Bicara

- Penulis

Jumat, 12 Juli 2024 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv. Id – Pontianak -Wacana Pembatasan BBM yang akan diberlakukan oleh pemerintah membuat pengamat angkat bicara 11/07/2024 Pontianak Kalimantan Barat

Dalam keterangan resminya Eka Siswanto kepada awak media melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan “terkait kebijakan pembatasan BBM yang akan diberlakukan pada 17 Agustus 2024 di Kalimantan Barat. Menurutnya, kebijakan ini bisa memberikan dampak signifikan pada berbagai sektor, khususnya ekonomi dan transportasi. Berikut adalah beberapa poin utama tanggapan Eka Siswanto:

1. **Dampak Ekonomi:** Pembatasan BBM diprediksi akan menyebabkan peningkatan biaya operasional bagi usaha kecil dan menengah (UKM), yang bergantung pada transportasi untuk distribusi barang. Hal ini dapat berdampak pada harga barang dan inflasi lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. **Transportasi Publik:** Transportasi publik mungkin akan menghadapi tantangan dalam penyesuaian operasionalnya. Pengurangan pasokan BBM bisa mengakibatkan penurunan frekuensi perjalanan dan peningkatan tarif.

Baca Juga:  Berlangsung Khidmat, Polres Sekadau Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

3. **Keselamatan Lingkungan:** Pembatasan BBM bisa berdampak positif bagi lingkungan dengan mengurangi emisi kendaraan. Ini dapat menjadi langkah awal menuju kebijakan yang lebih berkelanjutan.

4. **Adaptasi Masyarakat:** Masyarakat perlu beradaptasi dengan kebijakan ini, mungkin dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum atau alternatif lain seperti sepeda dan berjalan kaki.

5. **Sosialisasi dan Implementasi:** Pemerintah perlu memastikan sosialisasi yang efektif dan transparansi dalam implementasi kebijakan agar masyarakat dapat memahami dan menyesuaikan diri.

6. **Dukungan Teknologi:** Penggunaan teknologi seperti aplikasi untuk pemantauan penggunaan BBM dan insentif untuk kendaraan ramah lingkungan dapat membantu dalam pelaksanaan kebijakan ini.

Eka Siswanto menekankan pentingnya evaluasi dan penyesuaian kebijakan berdasarkan feedback dari masyarakat dan data lapangan untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif dan adil bagi semua pihak.

Novi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KEJAKSAAN TINGGI KALIMANTAN BARAT PIMPIN OPTIMALISASI KEPESERTAAN BPJS KETENAGAGERJAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Hutan Adat di Ketapang Terancam, Tokoh Adat Minta Pemerintah Tindak”
TNI Manunggal Air Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat
Polres Probolinggo Kota Amankan Tersangka Spesialis Pembobol Sekolah dan Perkantoran
Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri dan Siswa MI di Desa Gadungan
Polres Tulungagung Sidak Pangkalan LPG, Pastikan Ketersediaan Gas Bersubsidi Aman
Dapur Berkah Ramadan Polsek Pakal: 600 Porsi Buka Puasa untuk Warga di Surabaya
Peredaran Narkoba di Balik Jeruji Terbongkar, Polres Kediri Kota Sita Puluhan Gram Sabu
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:12 WIB

KEJAKSAAN TINGGI KALIMANTAN BARAT PIMPIN OPTIMALISASI KEPESERTAAN BPJS KETENAGAGERJAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:08 WIB

Hutan Adat di Ketapang Terancam, Tokoh Adat Minta Pemerintah Tindak”

Jumat, 27 Februari 2026 - 04:18 WIB

TNI Manunggal Air Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:56 WIB

Polres Probolinggo Kota Amankan Tersangka Spesialis Pembobol Sekolah dan Perkantoran

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:52 WIB

Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri dan Siswa MI di Desa Gadungan

Berita Terbaru