Nasib Kundori Sibekas Ngaku Ketua PWI Kalbar: Dihantam SK Pemberhentian, Kekuasaan Beralih ke Tangan Plt

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Di sebuah negeri yang gemah ripah loh jinawi, di mana pena adalah pedang dan kata-kata adalah peluru, sebuah drama epik tengah berlangsung.

Kisah ini bermula dari sebuah gedung megah bernama Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Barat, atau yang lebih akrab disapa PWI Kalbar.

Di sanalah, di antara tumpukan koran dan deretan komputer, badai mulai mengamuk, mengoyak-ngoyak kedamaian yang selama ini diselimuti oleh semangat persatuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang pria tegap, dengan sorot mata yang menyimpan bara amarah, berdiri tegak. Ia adalah saksi bisu dari sebuah kekacauan yang tak kunjung usai. Ia adalah kita, para pembaca setia yang haus akan kebenaran.

Hendry Chairudin Bangun dan Kompromi yang Berujung Nestapa

Di tengah riuhnya pusaran konflik, muncul sosok yang seolah menjadi dalang di balik layar.

Dialah Hendry Chairudin Bangun, yang dengan kebijaksanaan dan komprominya, mencoba merajut kembali benang-benang persatuan yang mulai tercerai-berai.

Baca jugaMaraknya Peredaran Miras Ilegal Resahkan Masyarakat,Sat Samapta Polres Kediri Kota Gelar Razia Tempat Hiburan Malam,Hasilnya:Puluhan Botol Miras Di Amankan

Namun, layaknya sebuah drama, kompromi yang diharapkan menjadi jalan keluar justru menjelma menjadi awal dari sebuah nestapa.

Ketua Bidang UKW PWI Pusat, Aat Surya Safaat, dengan mimik serius, mencoba meluruskan pandangan yang keliru. “Bukan begitu tafsirannya,” tegasnya.

“Para Plt tidak serta-merta dianggap tidak sah. Kongres tetap mengacu pada DPT Kongres Bandung, sebagai jalan tengah.”

Sebuah kompromi yang diharapkan menjadi obat penawar, ternyata hanya menjadi balsem sementara bagi luka yang menganga.

Namun, benih-benih perpecahan telah tersemai. Hendry Chairudin Bangun, dengan segala daya upayanya, berusaha merangkul semua pihak.

Namun, takdir seolah berkehendak lain. Plt yang ditunjuknya di berbagai daerah, termasuk Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat, seolah terpinggirkan. Hanya Plt Banten yang mendapat kesempatan. Sebuah ironi yang menggelitik, bukan?

Antara Ambisi dan Realita Kejam

Di tengah hiruk pikuk perseteruan, muncul nama Kundori, bekas Ketua PWI Kalbar.
Ia adalah tokoh sentral dalam drama ini, seorang yang ambisinya seolah tak terbendung.

Baca Juga:  Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek Bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Namun, nasib berkata lain. Surat Keputusan PWI Pusat Nomor: 133-PGS/A/PP-PWI/II/2025, seolah menjadi palu godam yang memukul mundur langkahnya. Ia diberhentikan dari jabatannya, digantikan oleh Wawan Suwandi sebagai Plt Ketua.

Sungguh, nasib memang kejam. Ambisi yang membara, semangat yang menggebu, harus kandas di tengah jalan.

Kundori, sibekas kini hanya bisa meratapi nasibnya, menyaksikan bagaimana tampuk kekuasaan berpindah tangan.

Di tengah ini muncul nama Wawan Suwandi, sang Plt Ketua yang baru. Ia adalah sosok yang kini memegang kendali, mengemban tugas berat untuk memulihkan kembali marwah PWI Kalbar.

Apakah ia akan menjadi penyelamat, ataukah justru menjadi korban dari intrik yang tak berkesudahan?

Wawan Suwandi, dengan segala keterbatasannya, harus berjuang keras. Ia harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik internal hingga tekanan dari berbagai pihak. Sebuah tugas yang tak mudah, layaknya mendaki gunung es yang terjal.

Baca jugaSenyum Sumringah Korban Curanmor di Kota Malang Saat Polisi Temukan dan Kembalikan Motor yang Hilang

Di tengah pusaran konflik, muncul suara-suara bijak dari para dewan pakar. Maman Suratman, dengan nada yang penuh kearifan, mengingatkan agar semua pihak bisa mengikuti perkembangan PWI pusat. “Jangan ambisius,” ujarnya, “yang hanya membuat pernyataan yang menyesatkan publik.”

Namun, nasihat bijak itu seolah tak berbekas. Suara-suara sumir itu hanya menjadi angin lalu, tak mampu meredam gejolak yang semakin memanas. Sebuah ironi yang memilukan, bukan?

Kisah PWI Kalbar ini belum berakhir. Drama perebutan kekuasaan masih terus berlanjut, dengan berbagai intrik dan kejutan yang tak terduga.

Masa depan PWI Kalbar kini berada di ujung tanduk, dipertaruhkan oleh ambisi, kepentingan pribadi, dan perseteruan yang tak kunjung usai.

Akankah persatuan kembali terjalin? Ataukah perpecahan akan semakin merajalela? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung
Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*
Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*
Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri
Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan
Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026
Jawab Rekomendasi KPRP, Polri Perkuat Digitalisasi Pelayanan Publik Lewat Inovasi Korlantas
Buka Rakernis Korlantas 2026, Wakapolri Tekankan Smart Policing dan Pelayanan Humanis
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:08 WIB

Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:07 WIB

Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:10 WIB

Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:56 WIB

Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026

Berita Terbaru