Kapolres Sintang Hingga Kasat Narkoba: WhatsApp Mati, Telepon Diam, Media Terpinggirkan!

- Penulis

Minggu, 30 Maret 2025 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG, Cybertv.id – Di tengah era digital yang menuntut keterbukaan informasi, Polres Sintang justru menuai sorotan tajam.

Sejumlah wartawan melaporkan bahwa hubungan mitra antara kepolisian dan media di wilayah tersebut semakin renggang.

Bahkan, ada nada kesal dari para jurnalis karena sulit mendapatkan konfirmasi dari Kapolres Sintang AKBP I Nyoman Budi Artawan dan Kasat Narkoba AKP Dedi Supriadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini tidak hanya merugikan wartawan, tetapi juga masyarakat yang butuh transparansi atas kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus kriminal.

WhatsApp Tak Dibalas, Telepon Dihindari, Polres Sintang Menutup Pintu

Seorang pimpinan media online di Kabupaten Sintang mengungkapkan kekecewaannya pada Sabtu (29/3/2025). Menurutnya, sebelum pergantian pimpinan di Polres Sintang, hubungan mitra antara kepolisian dan wartawan terjalin sangat baik. Konfirmasi melalui telepon atau pesan singkat WhatsApp selalu direspons cepat oleh pejabat kepolisian. Namun, saat ini situasi berubah drastis.

“Dulu, kalau kita konfirmasi via WhatsApp, Kapolres langsung menelepon balik. Tapi sekarang? Pesan tak dibalas, telepon diabaikan, bahkan ketemu langsung pun sulit,” ungkapnya dengan nada frustrasi.

Keluhan serupa juga dirasakan oleh awak media lainnya. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan informasi penting terkait pengungkapan kasus narkotika dan kriminal lainnya.

Padahal, masyarakat berhak mengetahui hasil kerja keras kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Ganti Jak! Jeritan Media Merasa Tak Dianggap

Frustrasi wartawan mencapai puncaknya ketika salah satu pemimpin redaksi menyuarakan aspirasi keras kepada Kapolres Sintang. “Kapolres Sintang tuh mau minta ganti jak, dak dihargai sekali kita media. Aku maunya Kapolresta Sintang tuh diganti!” ucapnya dengan nada emosional.

Meski demikian, dia menegaskan bahwa tidak ada masalah pribadi antara wartawan dan Kapolres.

Hanya saja, sikap kurang responsif ini dinilai merugikan semua pihak. Kemitraan yang seharusnya saling menguntungkan kini terlihat seperti jalan buntu.

“Kami wartawan butuh polisi, begitu juga sebaliknya. Tanpa media, bagaimana masyarakat bisa tahu prestasi Polres Sintang dalam menangani kasus-kasus besar? Kami bukan musuh, tapi mitra,” tambahnya.

Baca Juga:  Berbagi Takjil, Bentuk Dukungan Masyarakat Atas Pengesahan UU TNI

Polres Sintang Tertinggal Jauh

Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) memberikan hak kepada masyarakat untuk mengetahui informasi publik secara transparan.

Namun, sikap Polres Sintang yang cenderung tertutup justru bertentangan dengan prinsip ini.

Akibatnya, masyarakat menjadi korban ketidaktahuan. Mereka tidak bisa menilai apakah Polres Sintang benar-benar bekerja maksimal dalam mengungkap kasus-kasus kriminal, terutama kasus narkotika yang belakangan marak terjadi.

“Masyarakat butuh tahu apa yang sudah dilakukan polisi. Kalau kami wartawan sulit mendapat informasi, bagaimana masyarakat bisa percaya?” tegas salah satu jurnalis senior di Kabupaten Sintang.

Diperlukan Langkah Konkret

Untuk mengakhiri polemik ini, diperlukan langkah konkret dari kedua belah pihak. Pertama, Polres Sintang harus membuka pintu komunikasi lebih lebar kepada wartawan. Responsif terhadap pertanyaan atau permintaan konfirmasi adalah kunci utama.

Kedua, media juga perlu membangun dialog yang konstruktif dengan kepolisian. Jika ada hambatan dalam proses peliputan, hal tersebut harus disampaikan secara profesional agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Kami berharap keadaan ini bisa diperbaiki secepatnya. Kerja sama dan kemitraan yang baik antara wartawan dan Polres Sintang sangat penting demi kepentingan masyarakat,” pungkas salah satu pimpinan media.

Ini bukan sekadar keluhan, tetapi juga panggilan untuk introspeksi. Polres Sintang memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik.

Jika mereka gagal melakukannya, maka citra kepolisian di mata masyarakat akan semakin buruk.

Di era digital seperti sekarang, keterbukaan informasi adalah keniscayaan. Tidak ada ruang bagi sikap eksklusif yang hanya akan memperlebar jurang antara kepolisian dan masyarakat.

Sudah saatnya Polres Sintang bangkit dan membuka diri, karena tanpa dukungan media, kinerja mereka tidak akan pernah sampai ke telinga masyarakat.

Deskripsi //

Polres Sintang dinilai kurang bersahabat dengan wartawan, sulitnya akses informasi membuat masyarakat kehilangan transparansi. Kinerja pengungkapan kasus narkotika dan kriminal lainnya terkesan tertutup. Bagaimana solusi untuk memperbaiki hubungan antara kepolisian dan media?

Anita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Meliau Tangkap Pelaku di Dusun Enggadai
Polres Sanggau Perkuat Pengamanan Tradisi Makan Berami, Perayaan HUT ke-410 Kota Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan
Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Sekayam Edukasi Ratusan Siswa SD Kristen Bukit Pengharapan
Aktivitas PETI Marak, Polsek Meliau Beri Peringatan Tegas di Lapangan
Gerak Jalan Santai di Beduai Berlangsung Tertib, Polisi Siaga di Titik Rawan
Operasi Gabungan Tertibkan PETI di Tayan Hulu, Aparat Musnahkan Peralatan Tambang Ilegal
Bhakti Kesehatan Polres Sanggau, Solusi Akses Layanan Medis bagi Warga
Kepedulian Babinsa Embaloh Hulu, Bantu Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Surau Desa Ulak Pauk
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 02:09 WIB

Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Meliau Tangkap Pelaku di Dusun Enggadai

Jumat, 17 April 2026 - 01:57 WIB

Polres Sanggau Perkuat Pengamanan Tradisi Makan Berami, Perayaan HUT ke-410 Kota Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan

Jumat, 17 April 2026 - 01:50 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Sekayam Edukasi Ratusan Siswa SD Kristen Bukit Pengharapan

Jumat, 17 April 2026 - 01:32 WIB

Aktivitas PETI Marak, Polsek Meliau Beri Peringatan Tegas di Lapangan

Kamis, 16 April 2026 - 00:50 WIB

Gerak Jalan Santai di Beduai Berlangsung Tertib, Polisi Siaga di Titik Rawan

Berita Terbaru