Cybertv.id- Kediri, 8 April 2026 – Kegiatan Halal Bihalal pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Kabupaten Kediri digelar meriah di kawasan Sentra Pasar Ikan Hias dan Kios UMKM Simpang Lima Gumul (SLG), Rabu (8/4/2026). Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menumbuhkan Kebangkitan UMKM Kediri” dihadiri paguyuban” UMKM
sejumlah perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), TNI, dan Polri,serta para undangan
dari seluruh wilayah Kabupaten Kediri.
Santoso selalu Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri, menyampaikan
Bahwa komitmen pemerintah dalam mengembangkan kawasan tersebut sebagai pusat ekonomi baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapan kami, kawasan pasar ikan ini bisa menumbuhkan perekonomian, khususnya bagi pelaku usaha mikro di Kabupaten Kediri,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dari total 212 lapak yang tersedia, sekitar 90 persen telah terisi dan aktif dimanfaatkan. Lapak tersebut terbagi dalam beberapa zona, seperti ikan dan tanaman hias, UMKM, serta aneka satwa.
“Secara data sebenarnya sudah penuh, namun yang aktif sekitar 90 persen. Kami berharap sisanya segera memanfaatkan lapak yang telah disediakan,” jelasnya.
Menurut Santoso, variasi jenis usaha menjadi daya tarik utama kawasan ini. Produk kuliner berbasis ikan serta beragam hasil UMKM dinilai memiliki potensi besar dalam menarik minat pengunjung.
Paguyuban UMKM, Gatot Siswanto, menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sarana promosi kawasan.
“Kegiatan ini bukan hanya silaturahmi, tapi juga upaya mengenalkan kawasan pasar agar semakin ramai dikunjungi,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk menjaga keberlangsungan usaha kecil, salah satunya melalui kegiatan yang mampu menarik kunjungan masyarakat.
“Kalau sering ada kegiatan di sini, otomatis pedagang akan lebih hidup,” ujarnya.
Gatot Siswanto menambahkan optimistis, jika kawasan tersebut terus dikembangkan, manfaatnya tidak hanya dirasakan pelaku UMKM, tetapi juga berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kediri.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi produk lokal unggulan. Sejumlah stan UMKM terlihat ramai dikunjungi masyarakat yang hadir di kawasan Simpang Lima Gumul, yang memang dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi dan wisata di Kabupaten Kediri.
(Jk)














