Bugis Melayu Kopdar Internasional: Malaysia Datang, Pontianak Jadi Titik Kumpul Leluhur

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv.id – Pontianak, Kalimantan Barat – Yayasan Persuadaraan Bugis Melayu menggelar kegiatan silaturahmi budaya bersama rombongan dari Malaysia sebagai upaya mempererat hubungan persaudaraan lintas negara yang berakar pada sejarah dan budaya rumpun Melayu. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pengurus yayasan dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Yayasan Persaudaraan Bugis Melayu Daeng Fitrah, Ketua Pengurus Daerah Kota Pontianak Mardiansyah, Ketua Pengurus Daerah Kubu Raya Kamaruddin, Penasehat Yayasan H. Haliram, Raja Simpang Gusti M. Hukma, tokoh masyarakat H. Mohdar, serta seluruh tamu undangan.

Mengikat Tali Persaudaraan Bugis Melayu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Persatuan Bugis Melayu Daeng Fitrah menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ikatan persaudaraan dan silaturahmi antara Indonesia dan Malaysia, khususnya masyarakat Bugis Melayu di Kalimantan Barat.

“Kerja sama ini adalah bagaimana kita mengikat tali persaudaraan dan silaturahmi antara Indonesia dan Malaysia, khususnya di Kalimantan Barat dan Kota Pontianak. Ini juga menjadi momentum untuk menelusuri asal-usul keluarga dan menjaga serta mengangkat budaya-budaya yang ada di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Rombongan Malaysia dan Jejak Sejarah Leluhur

Rombongan dari Malaysia yang hadir berjumlah enam orang, di antaranya Tuan Halim, yang juga memiliki keterkaitan garis keturunan dengan tokoh-tokoh Bugis di Kalimantan Barat seperti Opu Daeng Menambun di Mempawah dan Opu Daeng Kamasih di Sambas.

Saat ini, Yayasan Persaudaraan Bugis Melayu telah terbentuk di 12 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, antara lain Kota Pontianak, Kubu Raya, Bengkayang, Singkawang, Sambas, Ketapang, Kayong Utara, Sanggau, dan Sintang. Yayasan menargetkan pada April mendatang akan melaksanakan deklarasi dan pelantikan pengurus di 14 kabupaten/kota yang direncanakan berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar.

Baca Juga:  Tingkat Kecelakaan Turun, Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Malang Dinilai Efektif

Harapan kami, masyarakat Kalimantan Barat bisa bersatu tanpa membedakan ras dan suku. Bugis Melayu itu identitas persatuan, Islam sebagai perekat, dan NKRI sebagai rumah bersama,” tegas Daeng Fitrah.

Perspektif Rumpun Melayu dari Malaysia

Perwakilan Malaysia Nurul Zayani Binti Yahya bersama Abdul Halim Bin Muhamed menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat yang diberikan. Menurutnya, pertemuan ini menghidupkan kembali jaringan rumpun Melayu yang telah terjalin sejak masa kesultanan dan dakwah para ulama terdahulu.

Rumpun Melayu ini terbentang luas, dari Kamboja, Indonesia, Brunei, Sulawesi, hingga Semenanjung Malaysia. Kita disatukan oleh satu agama, satu sejarah, dan satu budaya. Walaupun ada perbedaan, tetapi tidak pernah ada pemisahan,” ujarnya.

Budaya dan Pariwisata Lintas Negara

Sementara itu, Long Andri, Wakil Ketua Umum Yayasan Persaudaraan Bugis Melayu, menyampaikan bahwa kunjungan rombongan Malaysia ke Pontianak diharapkan mampu mendorong penguatan budaya sekaligus membuka peluang kerja sama pariwisata lintas negara.

“Dengan datangnya rombongan dari Malaysia ke Pontianak, kita berharap budaya dan pariwisata antarnegara dapat terangkat. Ini adalah wujud nyata dari semangat Bersatu dalam Budaya,” katanya.

Perwakilan Malaysia lainnya, Atuh Yani, Sekretariat Syaikh Jumadil Kubra, menambahkan bahwa kunjungan ini juga memiliki nilai spiritual dan historis dalam menjaga kesinambungan silaturahmi serta warisan dakwah para ulama Melayu di Nusantara.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa persaudaraan rumpun Bugis Melayu tidak dibatasi oleh batas negara, melainkan dipererat oleh sejarah, budaya, dan nilai keislaman yang diwariskan lintas generasi.

Novi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*
Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*
Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri
Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan
Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026
Jawab Rekomendasi KPRP, Polri Perkuat Digitalisasi Pelayanan Publik Lewat Inovasi Korlantas
Buka Rakernis Korlantas 2026, Wakapolri Tekankan Smart Policing dan Pelayanan Humanis
Polda Jatim Amankan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Dua Anak Dibawah Umur
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:07 WIB

Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:28 WIB

Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:10 WIB

Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:56 WIB

Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026

Berita Terbaru