Viral! Diduga 379 Set Tambang Emas Ilegal Beroperasi di Kerangas Sepauk Sintang, Aparat Dinilai Tutup Mata

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sintang, Kalbar – Aktivitas tambang emas ilegal di Desa Kerangas, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat diduga semakin menggila. Informasi yang beredar di aplikasi pesan WhatsApp menyebutkan terdapat sekitar 379 unit mesin tambang emas (set) yang siap beroperasi secara ilegal di kawasan tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat yang juga Ketua PWRI Kabupaten Sintang, ERL, mengungkapkan kekhawatirannya atas maraknya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah itu. Menurutnya, deretan mesin tambang emas tersebut dipersiapkan untuk mengeksploitasi alam Kerangas secara masif, sementara aparat penegak hukum terkesan melakukan pembiaran.

> “Dari informasi yang kami terima, setiap penambang yang ingin beroperasi di lokasi tersebut diwajibkan membayar uang masuk sebesar Rp20 juta per set mesin. Jika dikalkulasikan, dari 379 set mesin tambang emas tersebut, total dana yang terkumpul bisa mencapai lebih dari Rp7 miliar. Sampai sekarang, tidak jelas siapa pihak yang menikmati uang masuk sebesar itu,” ujar ERL, Selasa (18/6/2025).

Lokasi tambang emas ilegal tersebut diduga berada di lahan milik seseorang berinisial Tomas, meski belum ada konfirmasi resmi terkait kepemilikan lahan tersebut. ERL menambahkan, aktivitas ini sudah berlangsung cukup lama dan diduga dibiarkan oleh aparat penegak hukum setempat, baik dari Polda Kalbar maupun Polres Sintang.

> “Kami sangat prihatin dengan kerusakan lingkungan yang terus terjadi akibat tambang emas ilegal ini. Dengan 379 set mesin beroperasi setiap hari, bisa dibayangkan dampak ekologis yang akan ditimbulkan. Harusnya Bareskrim Mabes Polri dan bahkan Presiden turun tangan menyikapi persoalan ini,” tegas ERL.

Sampai berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Kapolres Sintang AKBP I Nyoman Budi Artawan, S.H, S.I.K. dan Kapolsek Sepauk IPTU Abdul Hadi, S.H. melalui pesan WhatsApp pada 18 Juni 2025, belum mendapatkan tanggapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kediri Ikut Menggerakkan Nilai Ekonomi Hasil Panen Jagung BUMDes Wonokerto
Polisi Bersama Masyarakat : Polres Mojokerto Fasilitasi Shelter Istirahat Gratis untuk Pengemudi Online
Polres Madiun Kota Dekatkan Diri ke Masyarakat Lewat Program Sambang dan Aksi Sosial
Sinergi Tanpa Sekat, Polres Ngawi Gelar Pojok Kamtibmas Bersama Warga
Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Kapolsek Kandat Beri Pembinaan kepada Sabuk Kamtibmas di Desa Kandat
Dukung Hanpangan Lokal, Babinsa Koramil 0808/02 Garum Pendampingan Pengairan Tanaman Jagung Di Kelurahan Bence
Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif
Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Polres Kediri Ikut Menggerakkan Nilai Ekonomi Hasil Panen Jagung BUMDes Wonokerto

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:08 WIB

Polisi Bersama Masyarakat : Polres Mojokerto Fasilitasi Shelter Istirahat Gratis untuk Pengemudi Online

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:06 WIB

Polres Madiun Kota Dekatkan Diri ke Masyarakat Lewat Program Sambang dan Aksi Sosial

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Sinergi Tanpa Sekat, Polres Ngawi Gelar Pojok Kamtibmas Bersama Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:02 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Kapolsek Kandat Beri Pembinaan kepada Sabuk Kamtibmas di Desa Kandat

Berita Terbaru