Pemko Bukittinggi Berupaya Mewujudkan Bukittinggi Bersih

- Penulis

Rabu, 28 Agustus 2024 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cybertv.id – Bukittinggi, Sumbar — Pemerintah Kota Bukittinggi terus berupaya untuk menjadikan kota kelahiran Sang Proklamator Mohammad Hatta ini menjadi kota yang bersih.

Hal ini dibuktikan dengan akan dibangunnya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) termal dengan teknologi pirolisis. Dimana sebelumnya sampah Kota Bukittinggi sekitar 100 sampai 120 ton sampah per hari yang dikirim ke TPA regional Aia Dingin Kota Padang semenjak TPA regional Payakumbuh longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Lingkungan Hidup dibawah kepemimpinan Aldiasnur, terus berupaya mewujudkan Bukittinggi Hebat didalam hal Kebersihan demi terwujudnya kota yang bersih, asri dan nyaman, baik bagi warga kota maupun pengunjung lokal, nasional maupun mancanegara.

Kegiatan pembersihan destinasi-destinasi wisata seperti jam gadang, tetap di kelola dengan baik sepanjang hari. Begitupun dengan taman-taman kota, dilakukan penyemprotan dan pembersihannya. Termasuk pemangkasan dan penebangan pohon-pohon yang diduga akan membahayakan para pejalan kaki maupun pengendara.

Begitupun dengan kegiatan saban hari dalam pengumpulan sampah-sampah rumah tangga warga kota. Dimana berdasarkan informasi dari DLH Kota Bukittinggi ada sebanyak 38 unit becak motor, 12 unit mobil sampah L-300 pick up dan 18 unit mobil sampah dump truk. Dimana masing-masing unit telah diberi nomor dengan rute tertentu pula.

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)

Pada tanggal 1 Agustus 2024, Walikota Bukittinggi, Erman Safar bersama sejumlah SKPD meninjau lokasi pembangunan TPST yang berada di kawasan kantor Dinas Lingkungan Hidup.

“Pembangunan TPST ini telah direncanakan pada 2023 lalu oleh Dinas Lingkungan Hidup. Melalui TPST ini, Bukittinggi dapat mengolah secara mandiri, sampah anorganik sekitar 40 ton per harinya,” terang walikota pada saat itu.

Baca Juga:  Polres Malang Gelontor 43 Ton Beras SPHP Ratusan Warga Sambut Gembira

Selain pembangunan TPST ini, Wako juga berharap agar masyarakat meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemilahan serta pengolahan sampah organik secara mandiri. Dengan langkah itu, tentu volume sampah yang dihasilkan dan harus dibuang ke TPA semakin dapat diminimalisir. Lanjut Erman Safar.

Baru-baru ini, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai optimalisasi peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah. (23/8/24).

Acara FGD ini diselenggarakan di aula kantor DLH Kota Bukittinggi, yang dihadiri oleh para pengelola bank sampah, pengelola rumah maggot, dan pengelola rumah kompos.

“Gaya hidup masyarakat yang cenderung konsumtif membuat produksi sampah meningkat, termasuk di Bukittinggi. Kita berupaya mengurangi jumlah sampah itu dengan pengolahan yang sederhana,” ujar kepala Bapelitbang Sumbar, Drs. Youlius Honesty, M.Si.

Pengolahan sampah sederhana yang dibahas dalam FGD ini fokus pada sampah rumah tangga yang tergolong sampah organik. Sampah jenis ini dapat diolah menjadi pupuk melalui proses yang sederhana.

Salah satu solusi yang disampaikan oleh Asrar Fernando adalah penggunaan alat Solar Vio Digester untuk membantu pengolahan sampah rumah tangga, sehingga beban sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat ditekan.

Tujuan utama diadakannya FGD ini adalah untuk mengolah sampah rumah tangga sehingga tidak menambah jumlah produksi sampah harian di Kota Bukittinggi yang kini mencapai lebih dari 100 ton per hari, terang Kepala Bidang Pengelolaan Sampah LB3PK Kota Bukittinggi, Asrar Fernando, S.Kom, M.Kom.

(iing chaiang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melalui Jum’at Keliling di Masjid Al Amin SMAN 3 Kediri, Kapolsek Pesantren Ingatkan Pelajar Bahaya Berita Hoaks hingga Tawuran
Kapolri dan PBNU Perkuat Kebersamaan untuk Jaga Kerukunan dan Ketertiban Masyarakat
Polda Jatim Ungkap Sindikat Jual Beli Akun Bodong hingga Promosi Judi Online Kamboja
Polres Gresik Amankan 11 Tersangka Curanmor, Empat Motor Dikembalikan ke Korban
Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid
Panen Jagung di Gempolan, Polres Kediri Dukung Penguatan Pangan Desa
Dukung Hanpangan Nasional, Babinsa Sananwetan Turun Ke Lahan Bantu Petani Lakukan Pemupukan Jagung
Tingkatkan Kualitas Kesehatan Pelajar, Serma Supriyadi Dampingi Screening Kesehatan Di SDI Bina Insan Mulia
Berita ini 182 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Melalui Jum’at Keliling di Masjid Al Amin SMAN 3 Kediri, Kapolsek Pesantren Ingatkan Pelajar Bahaya Berita Hoaks hingga Tawuran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Kapolri dan PBNU Perkuat Kebersamaan untuk Jaga Kerukunan dan Ketertiban Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Polda Jatim Ungkap Sindikat Jual Beli Akun Bodong hingga Promosi Judi Online Kamboja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:37 WIB

Panen Jagung di Gempolan, Polres Kediri Dukung Penguatan Pangan Desa

Berita Terbaru