Cybertv.id-KEDIRI KOTA — Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengingatkan para pelajar agar bijak menggunakan media sosial, menjauhi narkoba, serta tidak terlibat tawuran maupun aksi geng motor. Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Quick Wins Jumat Keliling di Masjid Al Amin, SMAN 3 Kota Kediri, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB itu merupakan bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar, sekaligus memperkuat edukasi tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam arahannya di hadapan ratusan siswa, kapolsek menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi serta pergaulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, maupun ajakan melakukan perjudian daring.
Menurutnya, platform media sosial harus dimanfaatkan untuk kegiatan positif dan mendukung proses belajar, bukan justru menjadi sarana penyebaran informasi yang menyesatkan atau aktivitas yang merugikan masa depan.
“Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan mudah terprovokasi hoaks dan ujaran kebencian. Adik-adik harus fokus belajar, menghormati orang tua dan guru, serta mempersiapkan diri untuk meraih cita-cita,” pesannya, Jumat ( 30/10 )
Cegah Tawuran dan Kenakalan Remaja
Selain mengingatkan bahaya penyalahgunaan media sosial, perwira dengan satu melati di pundaknya ini meminta para pelajar menjauhi tawuran antarpelajar dan kelompok geng motor.
Ia menegaskan, tindakan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan nama baik sekolah.
Menurut dia, pelajar perlu mengisi masa muda dengan kegiatan positif, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun pergaulan yang sehat.
Dia juga mengajak para siswa untuk membiasakan diri melakukan hal-hal baik dengan penuh keikhlasan dan tidak menunda kesempatan untuk memperbaiki diri.
“Jangan sampai masa depan adik-adik rusak karena terlibat tawuran atau pergaulan yang salah. Kalian adalah generasi penerus bangsa yang harus mempersiapkan diri untuk meraih masa depan,” ujarnya.
Ingatkan Tertib Berlalu Lintas
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Siswandi turut mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas, terlebih saat berlangsungnya Operasi Patuh Semeru 2026.
Ia meminta para siswa mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak mengendarai sepeda motor apabila belum memenuhi persyaratan usia serta belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Para pelajar juga diimbau menggunakan helm berstandar SNI dan tidak memakai knalpot yang tidak sesuai ketentuan atau knalpot brong. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bagian dari tanggung jawab setiap pengguna jalan untuk melindungi diri sendiri maupun orang lain.
Ia berharap edukasi tersebut dapat menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia sekolah, sehingga para pelajar tidak hanya memahami aturan, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Jauhi Narkoba dan Minuman Keras
Kompol Siswandi, S.H., juga menegaskan bahwa narkoba dan minuman keras merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
Ia meminta para siswa berani menolak ajakan mencoba zat terlarang maupun minuman keras, serta segera melaporkan kepada pihak sekolah atau kepolisian apabila mengetahui indikasi peredaran narkoba di lingkungan pendidikan.
Menurut dia, generasi muda merupakan aset bangsa yang perlu dijaga bersama melalui pengawasan, edukasi, dan lingkungan pergaulan yang sehat.
Karena itu, ia mengajak para siswa untuk meningkatkan keimanan, menjaga perilaku, menghormati guru dan orang tua, serta mengembangkan potensi diri agar mampu bersaing dan berprestasi.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Raih masa depan dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga pergaulan, dan menjauhi narkoba maupun minuman keras. Polsek Pesantren akan terus hadir untuk melindungi masyarakat dan menjadi sahabat bagi para pelajar,” tegasnya.
Perkuat Kedekatan Polisi dengan Pelajar
Kegiatan Jumat Keliling tersebut disambut oleh pihak SMAN 3 Kota Kediri, termasuk jajaran guru dan pengurus Masjid Al Amin.
Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat dan personel Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangsal Aipda Bagus Candra, serta pengurus masjid dan para siswa.
Melalui program Quick Wins Polisi Bersama Masyarakat, kapolsek berupaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian, lingkungan pendidikan, dan generasi muda.
“Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga kamtibmas, menaati hukum, dan berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.” Bebernya.
Bagi dia, pembinaan terhadap pelajar tidak cukup hanya melalui imbauan. Namun, diperlukan kepedulian bersama dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan kepolisian agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, serta bertanggung jawab.
Selama kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Amin SMAN 3 Kota Kediri itu dilaporkan berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
(Djoko)














