Cybertv.id – SINTANG, KALIMANTAN BARAT — Kepala Desa Jaya Sakti, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, berinisial SLMT, akhirnya memberikan klarifikasi dan hak jawab terkait pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan seorang perempuan berinisial YLT. Persoalan tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah beredarnya informasi mengenai kedekatan keduanya serta keberadaan dua buah tas di dalam mobil yang digunakan SLMT.
Dalam keterangannya kepada awak media di kediamannya pada Jumat (23/10/2026), SLMT menegaskan bahwa klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
SLMT menilai pemberitaan mengenai dirinya seharusnya mengedepankan prinsip keberimbangan dengan meminta konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebutkan sebelum informasi dipublikasikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan hanya main tulis saja. Kita harus jelas siapa yang berada di lokasi, kapan kejadian berlangsung, apa yang sebenarnya terjadi, siapa yang menyaksikan, serta langkah apa yang ditempuh setelah itu jika memang terbukti,” tegas SLMT.
Ia juga mempertanyakan mekanisme penyelesaian persoalan apabila dugaan yang berkembang tersebut benar terjadi. Menurutnya, lembaga adat setempat dapat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Terkait hubungannya dengan YLT, SLMT secara tegas membantah adanya hubungan di luar urusan pekerjaan. Ia menyebut kedekatan mereka hanya sebatas rekan bisnis atau mitra kerja.
“Hubungan saya dengan YLT hanya sebatas rekan bisnis atau bisa dibilang mitra kerja, tidak lebih dari itu,” ungkapnya.
SLMT turut menjelaskan keberadaan dua tas di dalam mobilnya. Menurut keterangannya, ia hanya diminta membantu membawa tas yang sebelumnya dititipkan di Nanga Mau ke tempat yang telah disampaikan kepadanya.
“Namanya juga orang minta bantu, selagi kita bisa, kenapa tidak?” ujarnya.
Pihak Suami Membantah Klarifikasi Kades
Namun, klarifikasi SLMT tersebut mendapat tanggapan berbeda dari pihak suami YLT. Pihak suami menilai penjelasan yang menyebut hubungan keduanya sebatas rekan bisnis belum menjawab sejumlah hal yang mereka persoalkan.
Pihak suami mempertanyakan kedekatan SLMT dan YLT yang menurut mereka terlihat dalam sebuah video. Mereka menilai rekaman tersebut perlu dijelaskan lebih lanjut, termasuk konteks kejadian dan hubungan kedua pihak yang sebenarnya.
“Kalau hanya sebatas rekan bisnis, lalu bagaimana menjelaskan video yang memperlihatkan mereka berdua di dalam mobil? Kami menilai klarifikasi tersebut belum menjawab persoalan yang kami pertanyakan,” ujar pihak suami.
Pihak suami juga mengklaim memiliki sejumlah bukti, termasuk percakapan melalui aplikasi WhatsApp, yang menurut mereka menunjukkan adanya hubungan pribadi antara SLMT dan YLT. Mereka menyebut hubungan tersebut diduga telah berlangsung selama kurang lebih empat tahun.
Selain itu, pihak suami mengaku menemukan percakapan bernada romantis serta komunikasi yang diduga berlanjut melalui nomor telepon lain setelah salah satu nomor diblokir.
Meski demikian, isi percakapan tersebut beserta konteksnya perlu diperiksa untuk memastikan keaslian, keterkaitan, dan makna komunikasi yang dipersoalkan. Klaim mengenai hubungan pribadi tersebut juga belum dapat dianggap sebagai fakta yang terbukti tanpa verifikasi lebih lanjut.
Pihak Suami Mengaku Telah Melapor ke Polres Sintang
Lebih lanjut, pihak suami menyatakan bahwa persoalan tersebut telah dilaporkan kepada Polres Sintang sebelum klarifikasi SLMT disampaikan kepada media.
Mereka mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik dan memilih menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
“Kami sudah melaporkan persoalan ini ke Polres Sintang sejak jauh hari dan menyerahkan bukti-bukti yang kami miliki kepada penyidik. Karena itu, kami menunggu proses hukum yang sedang berjalan,” ungkap pihak suami.
Pihak suami juga meluruskan pernyataan mengenai kemungkinan penyelesaian melalui lembaga adat. Menurut mereka, pembicaraan di tingkat desa yang mereka ketahui lebih berkaitan dengan upaya mempertemukan kembali YLT dengan suaminya, bukan penyelesaian perkara melalui mekanisme adat.
Dengan demikian, pihak suami menegaskan bahwa mereka tetap menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum dan berharap penanganannya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menunggu Penjelasan dan Proses Lebih Lanjut
Perbedaan keterangan antara SLMT dan pihak suami menunjukkan perlunya verifikasi lebih lanjut terhadap sejumlah hal yang menjadi pokok persoalan, mulai dari hubungan SLMT dan YLT, konteks video yang beredar, keberadaan dua tas di dalam mobil, hingga laporan yang disebut telah disampaikan kepada Polres Sintang.
Klarifikasi dari kedua belah pihak penting untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tidak hanya bersumber dari satu versi.
Status laporan, materi bukti, dan perkembangan penanganannya juga perlu dikonfirmasi kepada pihak kepolisian.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Polres Sintang dalam bahan informasi yang diterima redaksi mengenai status laporan maupun hasil pemeriksaan terhadap persoalan tersebut.
Editor : Anita














