Cybertv.id
(KUBU RAYA) – Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, terus didorong untuk mengejar target penyelesaian. Fasilitas berkapasitas total 100 liter per detik tersebut ditargetkan mampu mendukung pelayanan air bersih bagi sekitar 8.000 sambungan rumah.
Pada Senin (19/10/2026), Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meninjau langsung progres pembangunan IPA Arang Limbung. Proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp89 miliar ini menjadi salah satu upaya strategis untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Kubu Raya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan, pembangunan IPA tersebut sangat penting mengingat persoalan ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kubu Raya.
“Ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti kita ketahui, Kubu Raya ini salah satu daerah di Kalimantan Barat yang kesulitan sumber air bersih,” kata Lasarus saat meninjau lokasi pembangunan.
Menurutnya, kehadiran IPA Arang Limbung diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak dan berkelanjutan. Karena itu, pengerjaan proyek harus berjalan sesuai jadwal agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Progres Pembangunan Baru 7 Persen
Meski memiliki peran strategis, Lasarus menyoroti progres pembangunan yang saat peninjauan baru mencapai sekitar 7 persen. Angka tersebut masih berada di bawah target yang seharusnya mencapai sekitar 14 persen.
Ia meminta jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum bersama pihak pelaksana memberikan perhatian serius terhadap keterlambatan tersebut dan segera mengambil langkah percepatan.
“Ini sekarang progres baru tujuh persen, harusnya sudah 14 persen. Ini agak terlambat sedikit. Kita dorong supaya bisa diserap dengan cepat, jangan sampai nanti terlambat. Sayang, APBN sudah masuk tetapi dananya tidak bisa diserap,” ujarnya.
Lasarus menegaskan, percepatan pekerjaan diperlukan agar pelaksanaan proyek tidak mengalami keterlambatan berkepanjangan. Terlebih, pembangunan tersebut menggunakan anggaran negara yang harus dikelola secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita berharap kepada teman-teman dari Cipta Karya untuk mendorong supaya pengerjaan ini cepat, untuk mengejar progres yang sesuai dengan waktu pelaksanaan proyek itu sendiri, sampai nanti masa proyeknya selesai,” katanya.
Ditargetkan Rampung Pertengahan 2027
Pembangunan IPA Arang Limbung resmi dimulai pada 24 Agustus 2026 dan dilaksanakan melalui skema kontrak tahun jamak (multi-years contract) oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Instalasi ini dirancang memiliki dua unit pengolahan, masing-masing berkapasitas 50 liter per detik, sehingga total kapasitas pengolahan mencapai 100 liter per detik.
Dengan kapasitas tersebut, IPA Arang Limbung ditargetkan dapat mendukung pelayanan sekitar 8.000 sambungan rumah. Kehadirannya diharapkan turut meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di Kabupaten Kubu Raya yang sebelumnya masih berada di kisaran 20,77 persen.
Lasarus menyebut penyelesaian proyek diperkirakan berlangsung pada Juni atau Juli 2027. Ia berharap target tersebut dapat dipenuhi tanpa mengalami kemunduran waktu.
“Mudah-mudahan tidak mundur, sehingga masyarakat Kubu Raya cepat bisa ditangani kekurangan air bersihnya,” harapnya.
Sujiwo Harapkan Sinergi Pusat dan Daerah
Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan harapannya agar sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan DPR RI terus diperkuat untuk memastikan pembangunan IPA Arang Limbung berjalan sesuai rencana.
Menurut Sujiwo, ketersediaan infrastruktur pengolahan air bersih merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Ia berharap, setelah pembangunan selesai dan fasilitas siap dioperasikan, pelayanan air bersih dapat segera diperluas sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap air bersih yang layak.
“Dengan kapasitas 100 liter per detik, fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu solusi atas persoalan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kubu Raya,” kata Sujiwo.
Pembangunan IPA Arang Limbung menjadi langkah penting dalam memperkuat infrastruktur air bersih di Kabupaten Kubu Raya. Namun, percepatan pengerjaan dan pengawasan yang konsisten diperlukan agar target penyelesaian pada pertengahan 2027 dapat tercapai dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat. (Wulan/Tim Liputan).
Editor : Yohanes














