Polres Kediri Kota dan BPN Perkuat Sinergi, Bahas Potensi Sengketa Pertanahan hingga Masa Depan Bandara Dhoho

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-KEDIRI KOTA – Persoalan pertanahan hingga sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan pembangunan di wilayah Kediri menjadi perhatian dalam pertemuan antara Polres Kediri Kota dan jajaran Kantor Pertanahan Kediri, Selasa (15/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB di ruang kerja Kapolres Kediri Kota tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mengantisipasi berbagai persoalan pertanahan yang berpotensi berkembang menjadi sengketa di tengah masyarakat.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., menerima langsung kunjungan Kepala Kantor Pertanahan Kediri Junaedi S. Hutasoit, S.T., QRMP., bersama jajaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K., dan Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H.

Sementara dari Kantor Pertanahan Kediri hadir Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Bambang Yuniarto, S.T., M.App.Sc., Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Puguh Harjono, A.Ptnh., M.H., Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Zainul Alfan, S.P., M.AP., serta Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Ahmad Junaedi, A.Ptnh., M.H.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran BPN menyampaikan sejumlah persoalan dan dinamika pertanahan yang membutuhkan sinergi lintas sektor, khususnya dalam menghadapi dampak pembangunan dan kepastian status kepemilikan tanah.

Salah satu hal yang menjadi pembahasan yakni persoalan tanah pengganti apabila bidang tanah masyarakat terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN). Termasuk pembahasan mengenai lahan seluas sekitar 17 hektare yang berkaitan dengan perubahan status wilayah serta rencana penyediaan tanah pengganti berupa lahan hijau di wilayah lainnya.

Pembahasan juga menyentuh perkembangan Bandara Internasional Dhoho Kediri yang diproyeksikan memiliki peran semakin strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, termasuk rencana pemanfaatannya sebagai embarkasi haji.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa apabila Bandara Dhoho digunakan sebagai embarkasi haji, hal itu berpotensi memberikan efisiensi biaya penerbangan. Penggunaan bandara di Kediri tersebut disebut dapat memangkas biaya hingga sekitar Rp16 juta dalam setiap penerbangan.

Baca Juga:  Wujudkan Sinergi Membangun Desa, TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Resmi Dibuka Di Gandusari

Selain itu, rencana renovasi Bandara Juanda juga menjadi salah satu pertimbangan dalam pembahasan. Dengan adanya rencana tersebut, penerbangan embarkasi haji pada 2027 disebut berpotensi dialihkan melalui Bandara Dhoho Kediri.

Tak hanya pembangunan dan pengadaan tanah, persoalan administrasi serta pemetaan bidang tanah lama turut menjadi perhatian.

Jajaran BPN mengungkapkan masih terdapat sejumlah sertifikat yang diterbitkan sebelum 1997 yang belum seluruhnya terpetakan. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan persoalan ketika kemudian terdapat penerbitan sertifikat baru pada bidang tanah yang sama.

Sebagai gambaran, pernah terjadi kasus di wilayah Tulungagung ketika tanah dengan sertifikat tahun 1981 yang tidak ditempati kemudian muncul sertifikat baru. Persoalan tersebut berkembang menjadi polemik dan akhirnya harus diselesaikan melalui jalur pengadilan.

Dalam perkara tersebut, berdasarkan hasil persidangan, kepemilikan berdasarkan sertifikat lama dinyatakan memiliki dasar yang lebih kuat. Namun, persoalan tidak berhenti pada aspek hukum, karena di atas lahan tersebut telah berdiri permukiman yang dihuni lebih dari 150 kepala keluarga.

Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan pertanahan tidak hanya menyangkut dokumen dan legalitas kepemilikan, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang harus ditangani secara cermat agar tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, Polres Kediri Kota dan Kantor Pertanahan Kediri menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung kepastian hukum, mengantisipasi potensi sengketa serta menjaga kondusivitas masyarakat seiring dengan meningkatnya pembangunan dan aktivitas strategis di wilayah Kediri.

Pertemuan berlangsung dalam suasana komunikatif dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi antara aparat kepolisian dan jajaran pertanahan dalam menghadapi berbagai dinamika yang berpotensi muncul di lapangan.
(Djoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif
Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan
Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan
Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri
Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo
Tiga Orang Terluka dalam Kecelakaan di Kaliboto, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo Tekankan Kamseltibcarlantas
Kasat Samapta Polres Kediri Kota Pimpim Patroli Antisipasi Guantibmas Sabtu Malam hingga Dini Hari
Semarakkan HUT TNI Ke-81, Koramil 0808/03 Kanigoro Gelar Fun Run 5K Bersama Masyarakat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo

Berita Terbaru