Cybertv.id – Karanganyar – Di bawah naungan sejuk Umbul Gunung Tugel, suasana hangat menyelimuti keluarga besar Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar pada Minggu (12/04/2026). Lebih dari sekadar ajang Halal Bihalal rutin pasca-Lebaran 1447 H, pertemuan ini menjadi momentum refleksi sekaligus peluncuran strategi inovatif organisasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar, H. Joko Sutrisno, SH., MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa pengabdian anggota Senkom tidak hanya terbatas pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga harus menyentuh sisi kemanusiaan dan kemanfaatan nyata bagi lingkungan.
Refleksi Hati dan Dedikasi Tanpa Batas
Mengusung tema “Refleksi Sucikan Hati dalam Jalinan Silaturahmi Senkom Berjuta Manfaat”, acara ini menjadi panggung permohonan maaf dan apresiasi bagi seluruh jajaran pembina, pengurus, hingga tingkat kecamatan.
“Kami menyadari dalam mengemban amanah memberikan rasa aman bagi warga, tentu banyak kekurangan. Momentum ini adalah saat yang tepat untuk menyucikan hati agar ke depan pelayanan kami semakin tulus dan profesional,” ujar H. Joko Sutrisno dengan nada rendah hati.
Inovasi dari Pekarangan: Menuju Festival Panen Raya
Kejutan muncul saat H. Joko memaparkan keberhasilan uji coba penanaman cabai rawit di lahan terbatas menggunakan media polybag. Berangkat dari pengalamannya sendiri dalam mengatasi kendala gagal panen akibat hama, ia mendorong seluruh pengurus di 17 kecamatan untuk membuktikan bahwa Senkom mampu bekerja nyata membantu pemerintah dalam kemandirian pangan.
“Kita tidak boleh hanya bicara. Kita harus mewujudkan bukti. Hari ini kita gagas sebuah strategi besar: Festival Panen Lombok Rawit,” tambahnya disambut antusiasme peserta.
Inovasi ini rencananya akan dipuncaki pada 21 April 2026, bertepatan dengan momentum Hari Kartini. Pemilihan tanggal tersebut bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan bentuk penghormatan dan pelibatan aktif para istri anggota Senkom yang selama ini menjadi “tiang doa” di balik dedikasi para suami saat bertugas di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kompetisi Hijau Antar-Kecamatan
Festival ini tidak sekadar seremoni. Senkom Karanganyar akan melombakan tanaman cabai terbaik dari setiap kecamatan. Tanaman-tanaman tersebut nantinya akan dikemas apik dengan identitas organisasi dan disajikan sebagai bukti kontribusi nyata warga Senkom.
“Nanti tiap kecamatan membawa tanaman terbaiknya. Kita kemas dengan pot yang cantik, kita beri identitas Senkom, dan kita tunjukkan bahwa anggota kita produktif. Ini adalah bagian dari ‘alat perjuangan’ kita di era digital untuk mempromosikan hal-hal positif kepada masyarakat luas,” tegas H. Joko.
Rencananya, kegiatan ini akan melibatkan dinas pertanian sebagai tim penilai independen guna memastikan standar kualitas tanaman. Hasil dari gerakan ini diharapkan mampu menjadi oase di tengah isu fluktuasi harga pangan, sekaligus memperkuat citra Senkom Mitra Polri sebagai organisasi yang adaptif, humanis, dan benar-benar memberikan “berjuta manfaat” bagi masyarakat Bumi Intanpari.
(Gh/Sukindar)














