Jembatan Kayu Nanga Sangan Nyaris Roboh, Warga Minta Pemkab Kapuas Hulu Segera Bertindak

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Kapuas Hulu – Kondisi jembatan kayu di ruas jalan Nanga Sangan–Nanga Jemah, Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu, kini memprihatinkan. Infrastruktur vital yang menjadi penghubung Desa Sriwangi dan Desa Nanga Jemah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah dan terancam roboh.

Jembatan ini diketahui merupakan satu-satunya akses yang mempercepat perjalanan masyarakat menuju pusat pemerintahan Kecamatan Boyan Tanjung. Kerusakan yang terjadi tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan risiko keselamatan bagi para pengguna jalan.

Mus, salah seorang warga Desa Nanga Jemah, mengungkapkan bahwa kondisi jembatan kayu di Desa Nanga Sangan tersebut sudah lama rusak, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jembatan ini sangat penting untuk masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Kami berharap pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu segera bertindak sebelum jembatan ini ambruk atau menelan korban,” ujarnya saat diwawancarai redaksi media Cybertv.id, Minggu (12/04/2026).

Baca Juga:  Menteri ATR /BPN, Nusron Wahid" Tidak Paham" Terkait Sengketa Lahan Yang Terjadi di Jalan, Metro Tanjung Bunga 

Keluhan serupa juga disampaikan Arun, pengguna jalan yang kerap melintasi jembatan tersebut. Ia menilai kondisi jembatan saat ini sudah tidak layak digunakan dan sangat membahayakan.

“Jembatan ini sudah jauh dari kata layak pakai. Kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Harapan kami, pemerintah segera melakukan perbaikan atau membangun jembatan yang lebih aman,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah daerah tidak menunda penanganan terhadap infrastruktur tersebut, mengingat pentingnya akses jembatan bagi aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk sektor pendidikan dan perekonomian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan jembatan kayu tersebut. Masyarakat pun berharap adanya solusi konkret dan segera sebelum kondisi semakin memburuk.

Editor : Anita

Sumber Berita: Tim media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penebangan Liar dan Penyelewengan BBM Subsidi, berhasil diungkp Polres Kediri
Menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba TPTKP
Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik
Satreskrim Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG 3 Kg Subsidi Untuk Isi Ulang Gas Portable
Perkuat Keamanan Aset Negara, Baharkam Polri dan Kemenko Polkam Evaluasi Pengamanan Obvitnas
Polres Tuban Bangun Jembatan Merah Putih Presisi, Bupati : Berkat Kepedulian dan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
Polresta Sidoarjo Siagakan 1.200 Personel Pelayanan Pengamanan Hari Buruh 2026
Sinergi Kuat Jaga Kediri, 300 Personel dan Elemen Masyarakat Deklarasikan SABUK KAMTIBMAS
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:15 WIB

Penebangan Liar dan Penyelewengan BBM Subsidi, berhasil diungkp Polres Kediri

Kamis, 30 April 2026 - 10:08 WIB

Menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba TPTKP

Kamis, 30 April 2026 - 10:04 WIB

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 April 2026 - 09:54 WIB

Satreskrim Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG 3 Kg Subsidi Untuk Isi Ulang Gas Portable

Kamis, 30 April 2026 - 04:36 WIB

Perkuat Keamanan Aset Negara, Baharkam Polri dan Kemenko Polkam Evaluasi Pengamanan Obvitnas

Berita Terbaru