Excavator DLH Sanggau Terbakar di TPA Sungai Kosak, Diduga Akibat Selang Solar Pecah

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Peristiwa kebakaran satu unit alat berat jenis excavator milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau terjadi pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden tersebut berlangsung di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sungai Kosak, Kelurahan Sei Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Excavator yang terbakar diketahui merupakan merk Hitachi tipe PC 100 yang tengah dioperasikan untuk kegiatan pengelolaan sampah di lokasi tersebut. Kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba sempat menimbulkan kepanikan di area kerja, mengingat alat berat tersebut dalam kondisi aktif saat insiden berlangsung.

Berdasarkan keterangan operator excavator, Hendro Febrianto, kejadian bermula saat dirinya sedang menjalankan alat berat tersebut seperti biasa. Namun, secara mendadak selang solar pada mesin excavator mengalami kerusakan atau pecah yang menyebabkan bahan bakar keluar dan menyebar ke bagian mesin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut diduga kuat memicu terjadinya korsleting pada sistem mesin, yang kemudian menimbulkan percikan api. Api dengan cepat membesar karena tersulut bahan bakar yang mudah terbakar, sehingga menyebabkan bagian mesin excavator dilalap api dalam waktu singkat.

Melihat situasi yang semakin memburuk, operator segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Sanggau untuk meminta bantuan pemadaman. Upaya ini dilakukan guna mencegah api merambat ke area sekitar yang berpotensi menimbulkan kebakaran lebih luas.

Baca Juga:  Polsek Nanga Pinoh Giat Patroli Untuk Antisipasi Aksi Premanisme

Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung melakukan proses pemadaman dengan sigap. Setelah berjibaku beberapa saat, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya, sehingga tidak menimbulkan dampak lanjutan terhadap lingkungan sekitar TPA.

Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari saksi, termasuk operator alat berat.

“Berdasarkan hasil keterangan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh pecahnya selang solar yang menyebabkan kebocoran bahan bakar dan memicu korsleting. Tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun demikian, kerugian materiil akibat terbakarnya excavator masih dalam proses pendataan dan perhitungan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau.

Pihak kepolisian juga mengimbau agar setiap operasional alat berat selalu memperhatikan aspek keselamatan dan kelayakan teknis, termasuk pemeriksaan rutin terhadap komponen vital seperti selang bahan bakar guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Sementara itu, peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, mengingat pentingnya peran alat berat dalam menunjang operasional pengelolaan sampah di daerah. Evaluasi dan peningkatan standar keselamatan kerja diharapkan dapat menjadi langkah preventif untuk menghindari potensi risiko kebakaran di kemudian hari.

_(Dny Ard / Humas Res Sgu /(Anita)_

Editor : Anita

Sumber Berita: Dny Ard / Humas Res Sgu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.
Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti
Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape
1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 05:48 WIB

Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Berita Terbaru