Sejumlah 33 Provinsi dan 100 Kabupaten /Kota Bersatu di Bogor: Rakernas AKPERSI 2025 Mantapkan Konsolidasi Terbesar Pers Daerah

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Bogor – Jawa Barat – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) tahun 2025 menjadi momentum bersejarah bagi dunia pers daerah. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, 33 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) provinsi dan 100 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota dari seluruh Indonesia hadir secara penuh, memadati ruang sidang dan menjadikan Rakernas ini sebagai konsolidasi terbesar AKPERSI sepanjang sejarah.

Digelar di Bogor, Rabu (10/12/2025), Rakernas berlangsung dengan atmosfer penuh khidmat namun sarat dinamika. Ketua Umum AKPERSI, Rino Triono, menegaskan dalam pembukaan bahwa Rakernas tahun ini bukan hanya agenda rutin, tetapi momentum strategis memperkuat gerakan pers daerah dalam menghadapi perubahan zaman.

“Inilah saatnya kita bersatu. Suara daerah harus naik ke panggung nasional, dan AKPERSI adalah jembatannya,” tegas Rino, disambut tepuk tangan panjang dari ratusan peserta yang memenuhi ruangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga  :  Bakti Kesehatan Peringati Hari Juang TNI AD 2025, Pangdam XII/Tpr Donorkan Darah Bersama Prajurit

Setelah pembukaan, forum memasuki sesi penyampaian isu-isu aktual dari seluruh perwakilan DPD dan DPC. Keberadaan 33 provinsi dan 100 DPC membuat diskusi berlangsung hidup, kaya sudut pandang, dan mencerminkan betapa kompleksnya persoalan publik di daerah.

Sejumlah isu yang mengemuka antara lain: maraknya praktik PETI dan kerusakan lingkungan, konflik agraria dan sengketa lahan, minimnya transparansi pengelolaan CSR dan saham daerah, hingga meningkatnya tekanan terhadap jurnalis lokal.

Majelis sidang merespons setiap isu secara serius dan terstruktur, memastikan seluruh aspirasi daerah tercatat dalam risalah Rakernas untuk dirumuskan sebagai rekomendasi yang akan dibawa ke tingkat pusat.

Baca Juga:  Polemik Napak Tilas Ketapang 2023 Menghangat: Jejak Pengusutan Menyentuh Lingkar Dalam Kekuasaan

Keterlibatan penuh seluruh peserta ini memperlihatkan bahwa AKPERSI bukan sekadar wadah, melainkan mesin konsolidasi nasional yang mengawal isu publik secara sistematis dan berkelanjutan.

Rakernas juga menyoroti tantangan baru dunia pers di tengah derasnya arus digitalisasi. Batas antara jurnalis profesional dan konten kreator yang semakin kabur menjadi sorotan utama.

“Jurnalis harus berubah mengikuti zaman, tetapi prinsipnya tidak boleh goyah. Kita bukan pemburu pujian, kita penjaga suara rakyat,” tegas Rino dalam sesi transformasi pers digital.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa AKPERSI tetap berdiri sebagai benteng etika dan integritas jurnalisme nasional.

Kehadiran penuh seluruh DPD dan DPC memperlihatkan kuatnya solidaritas internal AKPERSI. Suasana kekeluargaan, kebersamaan, dan kesamaan komitmen mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, menandai babak baru dalam perjalanan organisasi.

Rakernas ditutup dengan pengesahan sejumlah rekomendasi strategis yang akan dibawa ke berbagai kementerian dan lembaga, di antaranya: ESDM, Kementerian Investasi, Kominfo, Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung.

Langkah ini menegaskan komitmen AKPERSI sebagai kekuatan moral dan lembaga kontrol sosial yang siap mengawal isu publik dari daerah hingga pusat.

Baca juga  :  Dapur Lapangan Brimob Suplai Bantuan Makanan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Dengan berkumpulnya 33 provinsi dan 100 DPC Kabupaten/Kota, Rakernas AKPERSI 2025 tidak hanya bersejarah, tetapi menjadi titik balik penguatan organisasi menuju masa depan pers yang lebih independen, solid, dan berani menyuarakan kebenaran.

Anita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa
Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani
Aktivitas PETI Kembali Marak di Sungai Kapuas Sanggau, Diduga Libatkan Oknum APH
Perkara Tipikor Dana Hibah Gereja GKE Sintang Resmi Tahap
Oknum LSM di Ketapang Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyebaran Informasi Palsu
KEJAKSAAN TINGGI KALIMANTAN BARAT SIARAN PERS Nomor : 75
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 12:31 WIB

BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:34 WIB

Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura

Senin, 5 Januari 2026 - 04:53 WIB

Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:25 WIB

Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani

Sabtu, 20 Desember 2025 - 01:21 WIB

Aktivitas PETI Kembali Marak di Sungai Kapuas Sanggau, Diduga Libatkan Oknum APH

Berita Terbaru

Berita

Polda Jatim Selamatkan PMI Asal Malang Korban TPPO

Senin, 20 Apr 2026 - 14:19 WIB