Polsek Meliau Tindak Lanjut Pengecekan Lokasi PETI di Desa Sungai Kembayau, Temukan Sejumlah Peralatan Tambang Ilegal

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 03:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Meliau bersama perangkat desa melakukan pengecekan lokasi diduga Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Toluk Bui, Desa Sungai Kembayau, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, pada Senin (10/11/2025) pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait aktivitas pertambangan ilegal yang meresahkan dan berpotensi merusak lingkungan.

Pengecekan lapangan dipimpin langsung oleh Ps. Kanit Reskrim Polsek Meliau Aiptu Harsono, didampingi Kepala Desa Sungai Kembayau Sandi Ala, Ketua RT Andreasni, serta sejumlah personel Polsek Meliau antara lain Ka SPKT Aipda Bambang, Ps. Kanit Intelkam Aipda Tommy R., Ps. Kanit Binmas Aipda Hendra, Ps. Kanit Provos Bripka Manalu, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Kembayau Bripka Febri, Bhabinkamtibmas Desa Meliau Hilir Bripka Meriansyah, dan Bripda Fajar.

Baca juga : SYUKURAN PEMBUKAAN KANTOR HUKUM SRIBAYU & SUBUR JAYA LAWFIRM DIHADIRI JAJARAN DPD DAN DPD JAKARTA FERADI WPI*

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan berangkat menuju lokasi menggunakan kendaraan roda dua. Namun, medan yang berat dan jalan terjal membuat mereka tidak dapat mencapai lokasi secara langsung.

Para petugas akhirnya melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih satu jam melewati jalan setapak di tengah kawasan hutan.

Setibanya di lokasi yang diduga sebagai tempat aktivitas penambangan emas ilegal, tim tidak menemukan adanya pekerja atau pelaku di tempat tersebut. Namun demikian, petugas mendapati sejumlah peralatan yang biasa digunakan untuk kegiatan PETI, seperti selang, mesin dompeng, serta peralatan penyaring emas.

Peralatan tersebut kemudian dimusnahkan di lokasi guna mencegah potensi aktivitas tambang ilegal kembali dilakukan di wilayah itu. Langkah tegas ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal.

Baca Juga:  Tingkatkan Rasa Aman Warga, Polsek Tayan Hulu Gencarkan Patroli Perintis Kota

Usai pengecekan, pihak Polsek Meliau bersama Kepala Desa Sungai Kembayau melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar agar tidak melakukan kegiatan pertambangan tanpa izin. Aparat desa diminta aktif mengimbau warganya agar tidak tergiur dengan aktivitas PETI yang dapat menimbulkan dampak lingkungan dan hukum.

Kapolsek Meliau AKP Supariyanto, SH menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan penindakan terhadap segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal di wilayah hukumnya.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Penambangan tanpa izin bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak ekosistem dan mengancam keselamatan warga,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan pengecekan ini juga merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kecamatan Meliau.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa serta Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami risiko dari kegiatan PETI,” sambung Kapolsek.

Selain melakukan langkah preventif dan sosialisasi, Polsek Meliau juga menegaskan akan menindak tegas apabila di kemudian hari ditemukan kembali aktivitas penambangan tanpa izin. Penegakan hukum akan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca juga  :  Simpan Ratusan Pil Koplo, Petani di Ngronggot Dibekuk Satresnarkoba Polres Nganjuk

Dengan langkah terpadu ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan menaati ketentuan hukum yang berlaku. Polsek Meliau berkomitmen menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan serta penindakan terhadap praktik pertambangan ilegal di wilayah Kabupaten Sanggau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.
Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti
Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape
1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 05:48 WIB

Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Berita Terbaru