Kantor Imigrasi Kediri Deportasi Warga Negara Asing (WNA) Berkewarganegaraan Turki Melanggar Overstay

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-KEDIRI — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri mendeportasi warga negara asing (WNA) berkewarganegaraan Turki yang berinisial BY, terbukti melanggar peraturan keimigrasian, melebihi batas izin tinggal (overstay) selama 61 hari di wilayah Indonesia, pada hari Jumat (31/10/2025)

Antonius Frizky Sanisacara Cahya Putra, Kepala Kantor Imigrasi Kediri menjelaskan BY melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang menyatakan bahwa orang asing yang masih berada di wilayah Indonesia lebih dari 60 hari setelah masa izin tinggalnya berakhir akan dikenai tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi dan penangkalan.

BY masuk ke Indonesia pada 19 Juni 2025 melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya, dengan menggunakan Visa on Arrival (VoA). Kedatangannya BY bertujuan untuk menikahi kekasihnya berinisial NAF, seorang warga negara Indonesia yang dikenalnya melalui media sosial Instagram. Setelah tiba di indonesia , BY sempat tinggal di rumah saudara NAF di Kabupaten Jombang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua pasang Kekasih tersebut kemudian menikah secara resmi pada 4 Juli 2025 di Kantor Urusan Agama (KUA) Jombang. Setelah menikah, BY memperpanjang izin tinggalnya selama 30 hari hingga 17 Agustus 2025. Namun, setelah masa izin berakhir, ia tidak memperpanjang ataupun meninggalkan Indonesia, sehingga melebihi batas izin tinggal (Overstay)

Pada tanggal 4 Juli 2025, BY dan NAF meresmikan hubungannya melalui pernikahan secara resmi di kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah Jombang, warga negara Turki ini kemudian memilih tinggal menetap di Jombang
bersama istrinya.
Yang bersangkutan sempat memperpanjang izin tinggalnya selama 30 (tiga puluh) hari.
17 Agustus 2025. Namun, setelah masa izin berakhir, ia tidak memperpanjang ataupun meninggalkan Indonesia, sehingga melebihi batas izin tinggal (Overstay)
Dalam perjalanan pernikahannya, BY tidak bekerja dan hanya tinggal di rumah dengan mengandalkan kiriman uang dari keluarganya di Turki.

Baca Juga:  Tingkat Kecelakaan Turun, Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Malang Dinilai Efektif

“Yang bersangkutan BY sempat datang ke Kantor Imigrasi Kediri untuk menanyakan konsekuensi hukum dan biaya denda overstay. Namun karena tidak mampu membayar beban overstay, ia mencoba meninggalkan Indonesia melalui Bandara Juanda, Surabaya, menuju Singapura,” ungkap Frizky.

Upaya tersebut tidak berhasil karena Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mencegah keberangkatannya akibat belum bisa melunasi denda overstay. BY kemudian kembali ke Jombang dan bersama istrinya melapor kembali ke Kantor Imigrasi Kediri untuk menyerahkan diri serta menerima konsekuensi hukum atas pelanggaran yang dilakukan.

Setelah menjalani pemeriksaan pada 21 Oktober 2025, BY ditempatkan di Ruang Detensi Imigrasi Kediri sambil menunggu proses deportasi. Proses deportasi akhirnya dilaksanakan pada Kamis, 30 Oktober 2025, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, dengan menggunakan maskapai Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK57 rute Jakarta–Istanbul.
selain dideportasi, BY juga dimasukkan ke dalam daftar penangkalan agar tidak dapat kembali ke Indonesia.

“Saya berpesan kepada warga negara Indonesia yang hendak menjalin hubungan dengan warga negara asing agar lebih selektif, baik ketika akan mengikuti pasangannya ke luar negeri maupun saat mengajak pasangannya untuk tinggal di Indonesia,” ujar Frizky.

Kepala Kantor Imigrasi Kediri turut mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan warga negara asing, juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan kondusif keamanan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan yang melibatkan orang asing.

“Saya mengharap apabila masyarakat melihat orang asing yang beraktivitas atau mencurigakan, langsung bisa melaporkan melalui hotline WhatsApp 0812-4921-8377, Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) di laman https://apoa.imigrasi.go.id, atau melalui media sosial resmi @imigrasi_kediri,”
Setiap laporan dari masyarakat pasti akan kami tindaklanjuti”, tutupnya.
(Djoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif
Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan
Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan
Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri
Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo
Tiga Orang Terluka dalam Kecelakaan di Kaliboto, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo Tekankan Kamseltibcarlantas
Kasat Samapta Polres Kediri Kota Pimpim Patroli Antisipasi Guantibmas Sabtu Malam hingga Dini Hari
Semarakkan HUT TNI Ke-81, Koramil 0808/03 Kanigoro Gelar Fun Run 5K Bersama Masyarakat
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo

Berita Terbaru