Giat PETI di Ketapang Semakin Marak, Sang Cukong Diduga kebal Hukum.

- Penulis

Jumat, 28 Juni 2024 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CYBERTV.ID – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat diduga semakin Subur dan Marak. Penambangan illegal itupun dijadikan ladang sejumlah pihak untuk meraup cuan memperkaya diri.

Jika dipantau secara seksama, giat PETI itu tak kalah hebat dengan usaha industri lainnya, bahkan dapat dikatakan, pergerakan aktivitas PETI tidak lebih masif dan terorganisir seperti usaha perkebunan sawit dan usaha pertambangan bauksit yang ada. Aktivitas mereka terekam menyebar di sejumlah Kecamatan wilayah Kabupaten Ketapang.

Seperti tak memiliki efek jera, mereka terus bekerja dan membuka lahan PETI baru. Alat-alat berat seperti exavator didatangkan dan pekerja terampil juga berpengalaman dari dalam maupun luar daerah dihadirkan. Padahal penertiban dari aparat hukum selalu ada.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika tertangkap bahkan terjadi musibah di lokasi PETI sekalipun, mereka tidak perduli dan mereka seakan mengembalikan persoalan yang menimpa pada teman-teman adalah sebuah nasib semata.

Selain itu sebagai penyemangat, pelaku PETI seakan memberi pesan bahwa mereka mendapatkan dukungan dari para Jin yang berkuasa di Ketapang dengan syarat ‘Sesajen’ yang cukup. Sehingga membuat mereka (para pelaku) penambang illegal semakin yakin ‘Aman’ dalam menjalankan usaha illegalnya.

Baca Juga:  Kapolres Jember Kunjungi Kantor Samsat Pastikan Pelayanan Optimal

Kalaupun terjadi penertiban dan penangkapan, sejumlah pihak berupaya, semua itu harus dapat terkondisikan. Biarlah para pekerja yang menjadi pesakitan namun para cukong harus tetap bebas sehingga remote kendali aktivitas PETI harus tetap berlanjut.

Kondisi riil yang menarik ini membuat nusantaranews86.id terpanggil membentuk Tim investigasi, dari hasil investigasi awal yang dilakukan belum lama ini, Tim menemukan aktivitas PETI yang luar biasa.

Tak hanya itu, Tim juga merasa dan melihat ada kegiatan illegal lainnya di sekitar lokasi PETI, serta Tim berhasil mencium dan mengidentifikasi sejumlah nama cukong yang berkedudukan di Kota Ketapang seperti berinisial AH.

Sampai berita ini dikirim ke redaksi, Tim Investigasi masih melakukan pengembangan informasi dan data yang diperoleh.

Tim juga masih berupaya menelusuri sumber BBM (Solar) yang digunakan exavator sebagai alat aktivitas PETI, serta Tim juga berupaya mencari tau darimana sumber air keras (raksa) sebagai sarana memisahkan bijih emas dari logam atau mineral lainnya itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Angka Pengangguran, Kapolres Kediri Kota Gandeng Lembaga Pelatihan Kerja Lewat Program Poliran
Ops Patuh Semeru, Kapolres Kediri Turun ke Jalan Kedepankan Edukasi Pengendara
Dukung Kapolri, SSDM Polri Perkuat Kompetensi Calon Direktur dan Kapolres
Gelar Operasi KRYD, Polrestabes Surabaya Sita 5.385 Botol Miras Ilegal
Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandat Turun Langsung Temui Petani
Polres Blitar Ungkap Kasus Dugaan Penimbunan 1.030 Liter BBM Bersubsidi
Wartawan Senior Aat Surya Safaat Bangga OKK PWI Kalbar di Sanggau Terima 50 Karangan Bunga.
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tekan Angka Pengangguran, Kapolres Kediri Kota Gandeng Lembaga Pelatihan Kerja Lewat Program Poliran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ops Patuh Semeru, Kapolres Kediri Turun ke Jalan Kedepankan Edukasi Pengendara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Dukung Kapolri, SSDM Polri Perkuat Kompetensi Calon Direktur dan Kapolres

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Gelar Operasi KRYD, Polrestabes Surabaya Sita 5.385 Botol Miras Ilegal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang

Berita Terbaru