Dugaan Korupsi di Desa Mungguk Gelombang: Dan Kebakaran yang Mengundang Banyak Pertanyaan.

- Penulis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – Sintang , Pada malam tanggal 24 Oktober 2024, kantor Desa Mungguk Gelombang yang terletak di Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, mengalami kebakaran yang cukup besar.

Kejadian ini menyisakan banyak pertanyaan di kalangan warga dan Ericson Ketua DPC PWRI Sintang , terutama terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa oleh Kepala Desa Mungguk Gelombang.

Sebelum kebakaran, telah beredar sebuah surat klarifikasi dari seorang narasumber (P) yang menyatakan ketidaktahuannya mengenai penggunaan anggaran dana desa untuk investasi bodong oleh kepala desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggunaan dana desa untuk investasi yang tidak jelas dan berpotensi merugikan masyarakat ini mengundang perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk warga desa yang merasa dirugikan.

Ericson ketua DPC PWRI Sintang mengatakan Kebakaran yang terjadi di kantor desa ini menambah kecurigaan bahwa ada upaya untuk menghilangkan bukti-bukti yang dapat mengaitkan kepala desa dengan tindakan korupsi.

Dengan Rentetan Dugaan Korupsi di Desa Mungguk Gelombang Kemudian Terjadi Kebakaran Kantor Desa Pihak APH Kabupaten Sintang Harus Segera Menggelar Penyidikan dan Penyidikan.

Kasus ini sudah lama Bergulir dari tahun 2023 sampai saat ini tidak Tuntas, Artinya Pihak Inspektorat harus bertanggung jawab terkesan Membiarkan Kasusnya Berlarut larut sehingga Terjadi dugaan Kantor Desa Dibakar dengan Sengaja untuk Menghilangkan bukti yang ada dikantor terbuset”ujar Ericson.

Kondisi ini menimbulkan spekulasi bahwa kebakaran mungkin tidak terjadi secara kebetulan, mengingat situasi di mana anggaran desa sedang dalam sorotan.

Baca Juga:  Jelang Pindah Tugas ke Mabes Polri, Kapolres Kediri Kota Silaturahmi dengan Gus War di Ponpes Al Amien

Ericson ketua DPC PWRI Sintang mengungkapkan kekhawatiran bahwa kebakaran ini bisa jadi merupakan upaya untuk mengalihkan perhatian dari isu dugaan korupsi yang sedang berkembang.

Menanggapi peristiwa tersebut, masyarakat meminta Kejaksaan Negeri dan polres Sintang untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kebakaran ini.

Mereka berpendapat bahwa investigasi yang mendalam diperlukan untuk menentukan apakah ada hubungan antara kebakaran kantor desa dan dugaan penyalahgunaan anggaran.

“Kami berharap kejaksaan tidak hanya melihat kebakaran sebagai sebuah insiden biasa, tetapi juga menyelidiki latar belakang dan konteks yang lebih luas,” ungkap salah satu warga.

Kejaksaan Negeri Dan polres Sintang diharapkan dapat segera menanggapi permintaan ini, dengan harapan dapat memberikan pencerahan terkait situasi yang sedang berkembang dan mencegah terjadinya korupsi lebih lanjut di masa mendatang.

Dalam hal ini, masyarakat desa berperan aktif untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan mereka.

Kebakaran kantor desa Mungguk Gelombang bukan hanya sebuah insiden, tetapi juga menjadi simbol penting dalam perjuangan masyarakat untuk mendapatkan kepastian hukum dan keadilan atas pengelolaan anggaran desa yang mereka percayakan.

Seiring dengan berjalannya waktu, publik menunggu langkah-langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengungkap fakta di balik kebakaran ini dan mengatasi dugaan korupsi yang meresahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Kandat Sosialisasikan Larangan Knalpot Brong, Tekankan Tertib Berlalu Lintas
Kades Jaya Sakti Sebut Hubungan Sebatas Mitra Kerja dengan YLT
Kapolri Terima Audiensi Menkomdigi, Bahas Kolaborasi Polri dan Komdigi
Polri Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial, Saring Informasi Sebelum Membagikan
Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Berencana Dua Korban di Madiun, Satu Tersangka Diamankan
Kepala Desa Penyeladi Bantah PT ASP Tolak TBS Warga, Ini Penjelasannya
GRIB Jaya DPC Kediri Raya dan Redaksi Media Cybertv.id Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Rudy Keseger
*Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Polres Blitar Kota Resmi Siagakan Satgas Polisi Jogo Sekolah*
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Kapolsek Kandat Sosialisasikan Larangan Knalpot Brong, Tekankan Tertib Berlalu Lintas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Kades Jaya Sakti Sebut Hubungan Sebatas Mitra Kerja dengan YLT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Kapolri Terima Audiensi Menkomdigi, Bahas Kolaborasi Polri dan Komdigi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Polri Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial, Saring Informasi Sebelum Membagikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Kepala Desa Penyeladi Bantah PT ASP Tolak TBS Warga, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru