Kasat Binmas Polres Sanggau Hadiri Pengukuhan dan Rakor Forum Pembauran Kebangsaan 2024-2027

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Sanggau resmi mengukuhkan pengurus baru periode 2024-2027 sekaligus menggelar rapat koordinasi, Selasa (12/8/2025) siang. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Sanggau ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, S.Sos.

Acara ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati Sanggau Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia H. Shopiar Juliansyah, Kapolres Sanggau yang diwakili Kasat Binmas AKP Heri Triyana, S.H., Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sanggau Antonius, S.Sos., perwakilan anggota DPRD Sanggau Didi Darmadi A.Md., para camat se-Kabupaten Sanggau, serta perwakilan paguyuban etnis dari 15 kecamatan.

Baca juga : Semarak Kemerdekaan Warnai Gerakan Pangan Murah Polres Batu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sanggau menegaskan pentingnya memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia. “Negeri kita kaya akan suku, budaya, bahasa, agama, dan keindahan alam. Keberagaman ini adalah kekuatan, bukan pemisah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi bangsa belakangan ini, di mana potensi konflik sosial, baik vertikal maupun horizontal, dapat mengganggu stabilitas nasional maupun pembangunan daerah. “Komitmen seluruh komponen bangsa, termasuk melalui FPK, sangat dibutuhkan untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” tegasnya.

Susana menyampaikan bahwa visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sanggau periode 2025-2030 selaras dengan peran FPK, yakni mewujudkan “Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan” dengan salah satu misinya meningkatkan harmonisasi dan toleransi antarumat beragama.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berdasarkan Permendagri Nomor 34 Tahun 2006, FPK menjadi wadah informasi, konsultasi, dan kerja sama yang bertujuan memelihara keutuhan persatuan serta menegakkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”. Ia berharap pengurus FPK dapat menjadi teladan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersamaan.

Baca juga : Polres Pasuruan Tingkatkan Peran Polisi RW untuk Dekatkan Layanan ke Pelosok

Baca Juga:  Tim Preventif Operasi Lilin Kapuas 2025, Polres Kayong Utara Perketat Keamanan Gereja hingga Objek Vital

Wakil Bupati juga mengajak seluruh pengurus untuk membentuk pola pikir positif terhadap perbedaan sosial, membudayakan rasa kemanusiaan, dan menanamkan sikap bahwa semua warga memiliki kedudukan yang setara sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

“Dengan langkah-langkah sederhana ini, konflik dapat diminimalisir dan sinergitas masyarakat akan meningkat,” tambahnya.

Kasat Binmas Polres Sanggau, AKP Heri Triyana, S.H., yang hadir mewakili Kapolres, menyampaikan bahwa Polri siap bersinergi dengan FPK dalam menciptakan suasana yang kondusif di tengah keberagaman.

“FPK memiliki peran strategis dalam meredam potensi gesekan di masyarakat. Kami akan terus mendukung upaya pembauran kebangsaan melalui pembinaan, sosialisasi, dan penguatan komunikasi lintas etnis dan agama,” ujarnya usai kegiatan.

Menurutnya, keberadaan FPK sejalan dengan program Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat.

Baca juga : Pasang Bendera Dan Kerja Bhakti, Babinsa Dan Warga Gandusari Sambut HUT RI Ke 80

“Kunci menjaga keamanan bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga pencegahan melalui dialog, pemahaman, dan penghargaan terhadap perbedaan,” imbuh AKP Heri Triyana.

Ia juga berharap para pengurus FPK periode baru dapat menjadi agen perekat bangsa di wilayah masing-masing.

“Jangan hanya berhenti pada rapat, tapi wujudkan program nyata di lapangan. Libatkan tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda untuk bersama-sama menjaga kerukunan,” katanya.

Kegiatan pengukuhan dan rapat koordinasi ini berlangsung lancar dan kondusif. Selain peneguhan komitmen bersama, acara juga menjadi momentum penguatan jejaring kerja sama lintas sektor untuk membangun kehidupan masyarakat yang rukun, aman, dan harmonis.

Forum Pembauran Kebangsaan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai sosial budaya, mengembangkan kehidupan demokrasi, melindungi masyarakat, serta memastikan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah arus globalisasi yang kian kompleks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.
Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti
Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape
1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 05:48 WIB

Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Berita Terbaru